Perjalanan Terjal Timnas Irak: Tempuh Perjalanan Bus 12 Jam untuk Pertahankan Impian Piala Dunia

Perjalanan Terjal Timnas Irak: Tempuh Perjalanan Bus 12 Jam untuk Pertahankan Impian Piala Dunia

Olahraga | inews | Jum'at, 13 Maret 2026 - 16:00
share

BAGHDAD, iNews.id – Timnas Irak menghadapi krisis luar biasa jelang Intercontinental Play-off Piala Dunia 2026. Mereka kemungkinan menempuh perjalanan darat selama 12 jam melalui wilayah terdampak perang hanya untuk menjaga peluang ke turnamen sepak bola paling bergengsi di muka bumi itu.

Kondisi ini muncul karena Irak tengah menghadapi gangguan serius akibat konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Saat ini, ruang udara Irak ditutup untuk alasan keamanan, membuat tim nasional secara efektif terjebak di Baghdad dengan pilihan perjalanan yang sangat terbatas.

Pelatih Timnas Irak Graham Arnold, sebelumnya menyerukan penundaan play-off Irak kontra Bolivia atau Suriname karena timnya tidak bisa melakukan perjalanan. Namun, FIFA belum mengonfirmasi penundaan, memaksa federasi Irak mencari solusi alternatif.

Sumber SunSport mengungkapkan, federasi sepak bola Irak tengah membahas kemungkinan membentuk skuad di luar negeri dengan memanfaatkan pemain yang sudah berada di luar Irak. Namun opsi ini menghadapi kendala besar karena banyak pemain kunci dan staf pelatih masih berada di Baghdad.

Solusi ekstrem yang muncul adalah perjalanan darat dari Baghdad ke perbatasan Yordania, yang bisa menempuh 12 jam perjalanan bus. Rute ini memungkinkan tim menyeberangi perbatasan sebelum terbang ke Meksiko untuk memainkan play-off.

Meski begitu, perjalanan ini dilakukan di tengah konflik yang masih berlangsung dan tetap menimbulkan risiko tinggi. Sumber SunSport menyebut Irak idealnya menghindari opsi ini, tetapi bisa terpaksa melakukannya demi menjaga peluang Piala Dunia.

FIFA disebut menyarankan Irak meninggalkan Baghdad sekitar 20 Maret dan melakukan perjalanan darat ke Yordania untuk memenuhi tenggat perjalanan internasional. Setibanya di Yordania, tim bisa naik pesawat komersial menuju Meksiko.

Situasi semakin rumit setelah Menteri Olahraga Iran memastikan negaranya tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia karena perang. Hal ini membuka peluang bagi Irak untuk menggantikan Iran jika FIFA mengizinkan perubahan lineup turnamen.

Bolivia akan menghadapi Suriname dalam semi-final play-off pada 26 Maret, dengan pemenang dijadwalkan bertemu Irak pada 31 Maret. Tiket terakhir ke Piala Dunia dipertaruhkan, namun bagi Irak, tantangan terbesar mungkin bukan lawan di lapangan, melainkan perjalanan berbahaya menuju pertandingan itu sendiri.

Topik Menarik