TNI Diperintahkan Siaga 1, Puan Minta Panglima Jelaskan ke DPR

TNI Diperintahkan Siaga 1, Puan Minta Panglima Jelaskan ke DPR

Terkini | inews | Selasa, 10 Maret 2026 - 13:59
share

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPR Puan Maharani merespons Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terkait adanya instruksi siaga 1 kepada prajuritnya. Panglima TNI diminta memberikan penjelasan terkait hal tersebut kepada Komisi I DPR.

"Ya terkait dengan siaga 1, kami akan meminta komisi terkait untuk menanyakan kepada TNI terkait hal tersebut," kata Puan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Puan memandang, sebagai aparat keamanan nasional, TNI sebenarnya harus selalu siap siaga. Namun, menurut dia, terbitnya instruksi Panglima TNI ini tetap harus dijelaskan secara utuh kepada DPR.

"Kalau kemudian sampai ada keluar surat seperti itu dalam situasi seperti ini mungkin apakah itu diperlukan atau tidak, lebih baik TNI memberikan penjelasan yang konkret atau jelas, nanti akan ditanyakan melalui komisi terkait," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah memberikan penjelasan terkait adanya instruksi dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kepada seluruh pasukan untuk siaga 1. Diketahui, perintah itu merespons konflik di Timur Tengah dan pertimbangan pimpinan TNI atas situasi dalam negeri.

Brigjen Aulia menjelaskan, sesuai yang diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi bangsa Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

“Perlu saya sampaikan bahwa sesuai yang diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara,” kata Aulia dalam keterangannya, dikutip Minggu (8/3/2026).

Dia menerangkan, TNI bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional, serta siap siaga mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional.

“Dengan demikian TNI harus memiliki kesiapsiagaan operasional yang tinggi, salah satunya adalah dengan melaksanakan apel pengecekan kesiapan secara rutin.” ujar dia.

Topik Menarik