BPOM Ungkap Banyak Takjil Mengandung Formalin di Jakarta, Ini Ciri-cirinya!
JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan takjil yang dijual di Jakarta mengandung formalin hingga bahan berbahaya lainnya. Apa saja jenis takjil berisiko itu?
BPOM melaporkan, pihaknya telah menguji 222 sampel takjil di Jakarta, dan menemukan sebanyak 10 sampel terbukti mengandung bahan berbahaya, seperti rhodamin B pada kue mangkok dan kerupuk, serta formalin pada mi kuning dan tahu.
Selain itu, laporan BPOM lainnya ialah terdapat 56.027 pieces produk pangan dinyatakan TMK, karena kedaluwarsa, rusak, atau tanpa izin edar.
"Angka ini melonjak 83 dari periode yang sama di tahun lalu," ungkap Kepala BPOM Taruna Ikrar dalam keterangan resmi, Selasa (10/3/2026).
Lebih lanjut, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto menegaskan bahwa, "Kami pastikan pedagang yang melanggar akan diberikan pembinaan dan produk berbahaya segera dimusnahkan."
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo menegaskan siap berkolaborasi dalam menjamin keamanan pangan di wilayah DKI Jakarta.
Ciri-Ciri Makanan Mengandung Formalin
Anda perlu tahu ciri-ciri makanan mengandung formalin, berikut penjelasan selengkapnya.
1. Tekstur sangat kenyal atau keras
2. Tidak dihinggapi lalat
3. Tidak mudah busuk
4. Berbau menyengat khas bahan kimia
5. Warnanya terlihat terlalu cerah atau putih bersih
Dengan adanya informasi ini, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dalam membeli takjil. Jangan sampai makanan berbuka puasa itu malah membawa keburukan bagi kesehatan.
Bagi penjual takjil, dilarang menggunakan bahan berbahaya, termasuk formalin. Sebab, konsumsi makanan mengandung formalin bisa berbahaya bagi kesehatan.










