FIFA Harap Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026
CARDIFF, iNews.id – FIFA berharap Iran tetap tampil di Piala Dunia 2026 meski situasi geopolitik memanas setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan militer terhadap negara Timur Tengah tersebut.
Ketegangan muncul beberapa bulan menjelang turnamen sepak bola terbesar dunia yang akan digelar di AS, Kanada, dan Meksiko. Timnas Iran sudah memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah lolos dari kualifikasi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Situasi menjadi sensitif karena sebagian pertandingan Iran pada fase grup dijadwalkan berlangsung di AS. Konflik militer yang terjadi memicu spekulasi mengenai kemungkinan tim tersebut tidak dapat berpartisipasi di turnamen.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan dimulainya serangan rudal terhadap Iran dan menyebut operasi tersebut sebagai “operasi tempur besar”. Langkah tersebut langsung memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap penyelenggaraan Piala Dunia.
Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom menegaskan organisasi tersebut terus memantau perkembangan situasi global sebelum mengambil sikap lebih lanjut.
AC Milan Kantongi Cuan usai Buang Bek Muda ke Premier League, Real Madrid Ikut Kecipratan!
“Saya membaca berita tentang Iran pagi ini sama seperti Anda,” kata Grafstrom saat rapat umum tahunan International Football Association Board di Cardiff, Wales, dikutip dari ESPN.
Grafstrom menambahkan situasi masih terlalu dini untuk dianalisis secara rinci. Namun FIFA tetap mengawasi perkembangan yang terjadi di berbagai wilayah dunia.
“Kami mengadakan pertemuan hari ini dan masih terlalu dini untuk memberi komentar secara rinci, tetapi kami akan memantau perkembangan terkait semua isu di seluruh dunia,” ujarnya.
Iran di Grup G Piala Dunia 2026
Iran tergabung di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Hasil tersebut ditetapkan dalam pengundian putaran final yang digelar di Washington.
Grafstrom menegaskan fokus FIFA tetap pada penyelenggaraan turnamen yang aman dengan keikutsertaan semua tim yang telah lolos.
“Kami menggelar undian putaran final di Washington dengan semua tim berpartisipasi, dan fokus kami pada Piala Dunia yang aman dengan semua tim ikut ambil bagian,” kata dia.
Grafstrom juga menegaskan FIFA akan terus berkomunikasi dengan tiga pemerintah tuan rumah turnamen.
“Kami akan terus berkomunikasi seperti biasa dengan tiga pemerintah tuan rumah. Semua orang akan aman,” ucapnya.
Dalam jadwal pertandingan, Los Angeles akan menjadi tuan rumah dua laga Iran di fase grup. Sementara Seattle dijadwalkan menggelar pertandingan Iran melawan Mesir pada 26 Juni.
Konflik geopolitik tersebut kini menjadi salah satu faktor yang terus dipantau FIFA demi memastikan Piala Dunia 2026 tetap berlangsung aman dengan seluruh tim peserta ikut bertanding.









