Presiden Prabowo Telepon Pemimpin Negara-Negara Teluk usai Perang AS-Israel Vs Iran Pecah
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto langsung menelepon para pemimpin negara-negara Teluk setelah Amerika Serikat (AS)-Israel menyerang Iran pada, Sabtu (28/2/2026). Pasalnya, konflik tersebut berdampak luas terhadap kawasan.
Adapun, negara-negara yang termasuk dalam kawasan Teluk antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, dan Oman.
"Sudah, sudah telepon (negara-negara Timur Tengah). (Semua) Sudah telepon, yang masih menunggu waktu MBS (Mohammed bin Salman), yang lain sudah," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.
Sugiono menambahkan, komunikasi dengan Putra Mahkota Arab Saudi MBS belum terlaksana lantaran kendala waktu. Dia hanya menyebut, komunikasi itu seperti halnya komunikasi antar pemimpin.
"Ya komunikasinya ya komunikasi antarpimpinan ya," katanya.
Antisipasi Virus Nipah, Singapura Lakukan Skrining Kesehatan Pekerja Migran dari Bengal Barat
Diketahui, AS-Israel melancarkan serangan ke Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026). Kepulan asap terlihat membubung di pusat kota tersebut. Media Iran melaporkan, serangan pertama menargetkan lokasi di Kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan serangan terhadap Iran merupakan operasi militer gabungan AS dengan Israel. Militer Israel menyatakan keadaan darurat dan meminta warga untuk segera menuju tempat perlindungan.










