Real Madrid Dipermalukan Getafe, Arbeloa Semprot Mastantuono
MADRID, iNews.id – Real Madrid kalah 0-1 dari Getafe di Liga Spanyol 2025-2026 dan pelatih Alvaro Arbeloa langsung melontarkan kritik keras kepada Franco Mastantuono usai laga.
Kekalahan tersebut membuat jarak Real Madrid dengan Barcelona di puncak klasemen tetap empat poin. Situasi itu memicu keraguan publik mengenai peluang Los Blancos mengejar gelar.
Namun Arbeloa menegaskan perburuan titel masih terbuka. Dia menyebut timnya akan fokus menyapu bersih 36 poin tersisa musim ini.
“Tidak, sekarang kami tidak punya tujuan lain selain memenangkan 36 poin yang masih diperebutkan. Ini Real Madrid dan tidak ada yang menyerah di sini. Ini selisih yang kami pikir bisa kami kejar,” ujar Arbeloa, dikutip dari Football Espana.
Meski Getafe dinilai sukses menjalankan rencana permainan, Arbeloa merasa timnya punya peluang lebih bersih. Dia menyebut beberapa kesempatan emas yang gagal dimaksimalkan.
“Kami punya peluang yang lebih jelas daripada Getafe. Ada peluang Vinicius, peluang Rudiger, peluang Rodrygo. Kami tahu jenis pertandingan yang akan kami hadapi. Tidak ada yang terjadi di luar perkiraan, dan seperti itulah saya melihat pertandingan ini,” ucap dia.
Arbeloa juga menolak anggapan timnya bermain buruk total. Dia tetap mengakui ada ruang perbaikan.
“Kalau ada yang mengatakan mustahil bagi kami bermain bagus, itu bukan kata-kata saya. Memang benar kami punya peluang untuk mencetak gol, dan memang benar kami bisa bermain lebih baik. Saya tidak bisa menyalahkan pemain atas usaha mereka. Tanggung jawab untuk memperbaiki permainan ada pada saya. Jika ada yang bertanggung jawab atas kekalahan ini, itu saya,” katanya.
Mastantuono Disemprot, Tiga Pemain Absen Lawan Celta Vigo
Selain hasil akhir, Arbeloa menyoroti kartu merah Franco Mastantuono karena protes. Dia menyebut insiden itu tidak bisa diterima.
“Ini tidak bisa diterima. Hal seperti Mastantuono tidak boleh terjadi. Kartu kuning Huijsen dan Carreras adalah bagian dari permainan. Tetapi kami akan kehilangan tiga pemain penting di Vigo,” tegas dia.
Akibat akumulasi kartu, Alvaro Carreras dan Dean Huijsen juga dipastikan absen saat Real Madrid bertandang ke markas Celta Vigo di Balaidos, Sabtu (7/3/2026) dini hari WIB.
Arbeloa turut mengkritik jalannya pertandingan yang sering terhenti. Dia merasa wasit membiarkan laga berjalan dengan banyak interupsi.
“Hari ini kami kesulitan melawan lawan yang bertahan sangat baik. Kami perlu lebih agresif di situasi tertentu. Kami selalu cenderung mengandalkan Vinicius untuk opsi mudah, tetapi kami harus menjadi ancaman konstan di kedua sisi. Ada juga banyak interupsi. Wasit membiarkan pertandingan berjalan dengan fokus pada tidak bermain. Namun saya tidak punya kritik untuk Getafe karena mereka melakukan apa yang diizinkan,” ujarnya.
Meski terpeleset, Arbeloa tetap optimistis. Dia menyebut timnya memiliki pemain berkualitas dan beberapa yang segera pulih dari cedera.
“Kami punya pemain hebat, ada juga yang akan kembali, dan kami punya tujuan untuk terus berkembang dan bermain lebih baik. Saya memahami kritik dan sudut pandang yang ada, tetapi kami memainkan pertandingan yang cukup baik untuk mengalahkan Getafe. Kami tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada,” tuturnya.
Real Madrid kini bersiap menghadapi Celta Vigo dengan peluang memangkas jarak menjadi satu poin jika Barcelona terpeleset saat melawan Athletic Club. Setelah itu, Los Blancos akan menghadapi Manchester City di babak 16 besar Liga Champions.










