Harvard Club of Indonesia Resmi Keluarkan Andhika Sudarman dari Kepengurusan!

Harvard Club of Indonesia Resmi Keluarkan Andhika Sudarman dari Kepengurusan!

Gaya Hidup | inews | Senin, 2 Maret 2026 - 11:23
share

JAKARTA, iNews.id - Perkumpulan Klub Harvard Indonesia atau Harvard Club of Indonesia (HCI) buka suara soal kasus viral yang menyeret figur publik Andhika Sudarman. Ya, Andhika dituduh sebagai pelaku pelecehan seksual. 

Tuduhan tersebut pun telah dibantah dengan tegas oleh Andhika Sudarman lewat pernyataan resminya yang diunggah secara terbuka di Instagram, Senin 2 Maret 2026. Meski begitu, HCI tetap mengambil langkah tegas. 

Dalam pernyataan resminya, Harvard Club of Indonesia menegaskan bahwa Andhika Sudarman yang merupakan salah satu anggota dan mantan anggota Pengurus HCI, kini dikeluarkan. Seperti apa pernyataan selengkapnya?

Profil Andhika Sudarman menjadi sorotan publik saat ini, karena terseret isu dugaan pelecehan seksual. (Foto: Instagram)

Sikap Tegas Harvard Club of Indonesia atas Kasus Andhika Sudarman

Pernyataan resmi HCI disampaikan dalam bentuk surat terbuka yang diunggah di akun resmi Instagram. Tertera di sana, pernyataan resmi diketahui Presiden HCI yaitu Radju Munusamy dan Wakil Presiden Andre Prawira Putra. 

Dalam keterangannya, HCI menjelaskan bahwa mereka adalah perkumpulan Klub Harvard Indonesia (Harvard Club of Indonesia 'HCI') sebagai asosiasi alumni dan afiliasi Harvard University di Indonesia, dan mereka telah mengetahui adanya tuduhan serius yang diajukan terhadap salah satu anggota dan mantan Anggota Pengurus HCI, Andhika Sudarman. 

"Kami memandang tuduhan ini dengan sangat serius dan menyampaikan keprihatinan mendalam atas keresahan yang ditimbulkannya," tegas HCI, Senin (2/3/2026).

Mereka menambahkan, "Sehubungan dengan hal tersebut, kami menyatakan dengan tegas bahwa Saudara Andhika tidak lagi menjadi bagian dari Kepengurusan HCI." 

Menurut keputusan HCI, Jajaran Pengurus HCI secara resmi telah menerima surat pengunduran dirinya dan akan melanjutkan sisa masa jabatan tanpa keterlibatannya. 

"Selain itu, kami juga melarang Andhika Sudarman untuk menyelenggarakan kegiatan apa pun yang difasilitasi atau mengatasnamakan HCI hingga permasalahan ini diselesaikan," tegas HCI.

HCI secara tegas mengecam segala bentuk pelecehan, baik yang terjadi pada ranah pribadi maupun profesional. HCI dibentuk berdasarkan pada nilai-nilai integritas, saling menghargai, dan standar etika yang tinggi. 

Sebagai institusi yang memiliki keterkaitan dengan Harvard University, kami menjunjung tinggi prinsip 'Veritas' atau kebenaran. HCI menghimbau kepada seluruh pihak untuk menghormati proses investigasi dan klarifikasi yang sedang berlangsung agar fakta dapat terungkap secara menyeluruh, objektif, dan adil.

Keanggotaan HCI semata-mata didasarkan pada afiliasi individu dengan Harvard University, dalam hal ini, kelulusan Saudara Andhika dari Harvard Law School. 

"Oleh karena itu, setiap dugaan pelanggaran pribadi oleh seorang anggota merupakan tanggung jawab individual dan tidak mencerminkan pandangan Harvard University, Harvard Law School, atau HCI," ungkap HCI. 

Sebagai asosiasi alumni di tingkat negara, kewenangan HCI terbatas pada keputusan internal organisasi. Langkah yang dapat dan telah diambil adalah memastikan Andhika Sudarman tidak lagi menjadi bagian dari Kepengurusan HCI serta menghentikan seluruh kegiatan atau acara yang diselenggarakan olehnya atau entitas yang terafiliasi dengannya hingga permasalahan ini diselesaikan.

HCI sebagai asosiasi alumni tidak memiliki kewenangan penegakan hukum. Keputusan terkait pencabutan status alumni maupun larangan penggunaan branding Harvard secara resmi berada di bawah kewenangan Harvard University sesuai dengan proses yang berlaku.

"Kami berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan secara adil. Jika tuduhan yang beredar terbukti, kami berharap semua pihak terkait, terutama para korban yang telah dirugikan, mendapatkan keadilan yang sepatutnya," ungkap HCI.

Topik Menarik