Setelah El Mencho Tewas, AS Bidik Pemimpin Kartel Sinaloa
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) membidik bos kartel narkoba Meksiko lainnya, Sinaloa Cartel, setelah tewasnya gembong narkoba El Mencho.
Meski El Mencho tewas dalam operasi militer Meksiko, ada peran AS dalam penggerebekan di Jalisco tersebut pada Minggu (22/2/2026) yang berujung pada kematian sang buron. Kematian El Mencho memicu perlawanan dari anggota kartel Generasi Baru Jalisco di penjuru Meksiko, menyebabkan blokade jalan dan pemblokiran.
Departemen Luar Negeri (Deplu) AS mengumumkan sayembara senilai 5 juta dolar AS untuk informasi yang bisa mengarah pada penangkapan masing-masing dua terduga pemimpin Kartel Sinaloa di Meksiko.
Penawaran hadiah yang dikeluarkan Biro Urusan Narkotika dan Penegakan Hukum Internasional menargetkan Rene Arzate-Garcia alias La Rana dan saudaranya Alfonso Arzate-Garcia alias Aquiles.
Pihak berwenang menduga kedua bersaudara tersebut telah mengendalikan Plaza Tijuana milik kartel selama lebih dari 15 tahun.
Tahun lalu, Pemerintahan Trump menetapkan Kartel Sinaloa sebagai Organisasi Teroris Asing (FTO) dan Teroris Global yang Ditunjuk Secara Khusus (SDGT).










