6 Jenis Teh Bantu Turunkan Berat Badan, Diet Praktis Bikin Perut Rata
JAKARTA, iNews.id – Enam jenis teh bisa bantu turunkan berat badan dan menjadi pilihan minuman sehat yang patut dipertimbangkan. Selain dikenal mampu memberi efek relaksasi, teh ternyata memiliki kandungan senyawa aktif yang mendukung proses pembakaran lemak dan metabolisme tubuh.
Dikutip dari Verywell Health, sejumlah jenis teh mengandung antioksidan, polifenol, serta kafein yang berperan dalam meningkatkan metabolisme dan membantu pengelolaan berat badan. Meski begitu, enam jenis teh bisa bantu turunkan berat badan ini bukan solusi instan perlu diimbangi pola makan seimbang dan gaya hidup aktif.
Berikut enam jenis teh yang bisa menjadi pendukung program diet Anda:
1. Teh Hijau
Teh hijau menjadi yang paling populer dalam mendukung penurunan berat badan. Kandungan katekin, khususnya EGCG, serta kafein di dalamnya membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak, terutama di area perut.
Untuk hasil optimal, teh hijau sebaiknya diminum tanpa gula atau pemanis tambahan. Mengonsumsi beberapa cangkir per hari dapat membantu proses pembakaran lemak secara bertahap.
2. Teh Hitam
Teh hitam juga memiliki peran dalam mendukung penurunan berat badan. Proses fermentasi meningkatkan kadar flavonoid yang membantu tubuh membakar lemak lebih efisien dan mempercepat pengeluaran energi.
Kafein dalam teh hitam turut membantu meningkatkan energi harian. Dengan begitu, minuman ini bisa menjadi alternatif pengganti minuman manis tinggi kalori.
3. Teh Jahe
Teh jahe dikenal baik untuk sistem pencernaan. Minuman ini dapat membantu meningkatkan laju metabolisme serta mengurangi rasa kembung setelah makan.
Mengonsumsi teh jahe hangat sebelum atau sesudah makan bisa membantu kenyamanan perut. Kondisi pencernaan yang lebih baik dapat mendukung perjalanan penurunan berat badan.
4. Teh Peppermint
Teh peppermint tidak secara langsung membakar lemak, namun membantu menenangkan sistem pencernaan. Minuman ini juga dapat mengurangi perut kembung dan membantu mengontrol keinginan ngemil.
Dikonsumsi setelah makan atau pada sore hari, teh peppermint bisa menjadi pilihan sehat untuk menggantikan camilan manis yang berpotensi menggagalkan target kalori.
5. Teh Oolong
Teh oolong berada di antara teh hijau dan teh hitam dari sisi proses pengolahan. Kandungan polifenol dan kafein di dalamnya membantu meningkatkan oksidasi lemak serta penggunaan lemak sebagai sumber energi.
Rasanya yang kompleks membuat teh oolong digemari banyak orang. Selain nikmat, manfaat kesehatannya juga cukup beragam.
6. Teh Putih
Teh putih minim proses pengolahan sehingga kaya antioksidan. Kandungannya diperkirakan membantu mencegah pembentukan sel lemak baru serta mempercepat pemecahan lemak yang sudah tersimpan.
Rasa teh putih cenderung ringan dan lembut. Minuman ini cocok dikonsumsi kapan saja sebagai bagian dari strategi diet sehat.
Meski 6 jenis teh bisa bantu turunkan berat badan, para ahli menegaskan bahwa teh bukan pengganti pola makan sehat dan olahraga teratur. Manfaatnya akan terasa optimal jika diimbangi dengan asupan gizi seimbang dan aktivitas fisik rutin.
Menjadikan teh sebagai bagian dari gaya hidup sehat, upaya mengatur berat badan dapat berjalan lebih konsisten dan berkelanjutan.










