Viral Tasya Kamila Sedih gegara Kontribusinya untuk Indonesia Dianggap Tak Berdampak

Viral Tasya Kamila Sedih gegara Kontribusinya untuk Indonesia Dianggap Tak Berdampak

Gaya Hidup | inews | Kamis, 26 Februari 2026 - 13:47
share

JAKARTA, iNews.id - Artis Tasya Kamila diserang netizen usai membeberkan kontribusinya sebagai penerima beasiswa LPDP. Netizen menilai, aksi nyata Tasya untuk Indonesia tidak maksimal. 

Mendapat begitu banyak komentar negatif, Tasya Kamila menyampaikan permintaan maaf. Dia pun mengaku sedih karena segala usaha yang dilakukan dianggap tidak berdampak luas untuk masyarakat dan Indonesia. 

So, apa yang disampaikan Tasya Kamila usai dianggap kurang maksimal dalam memberikan kontrobusi bagi negeri sebagai penerima beasiswa LPDP? Simak pembahasan selengkapnya hanya di artikel ini. 

Tasya Kamila Minta Maaf, Akui Tidak Bisa Penuhi Ekspektasi Publik

Artis Tasya Kamila panen hujatan netizen usai dirinya mengunggah laporan kontribusi sebagai penerima beasiswa LPDP. Postingan Tasya pun menuai pro kontra, hingga tak sedikit netizen menganggap kontribusi Tasya sabagai alumni LPDP belum maksimal.

Mengetahui kritikan itu, mantan penyanyi cilik ini menyampaikan permohonan maaf. Ia terlihat membalas komentar netizen yang menganggap kontribusi Tasya tak sebanding dengan beasiswa yang diterima di Colombia University, Amerika Serikat.

"Huhu maaf ya aku belum bisa penuhin ekspektasi kamu sebagai penerima beasiswa. Alhamdulillah baik LPDP maupun orang-orang yang terdampak lewat berbagai gerakanku berkenan. Tapi aku sadar memang aku gak bisa memenuhi ekspektasi dan menyenangkan hati semua orang," tulis Tasya di Instagram @tasyakamila, dikutip Kamis (26/2/2026).

Dalam komentar postingannya terkait kontribusi LPDP, seorang netizen menuliskan bahwa kontribusi Tasya tak berdampak besar mengingat dirinya mengemban ilmu di luar negeri dan kampus ternama menggunakan dana APBN.

Kontribusi Tasya bahkan disebut bisa dilakukan oleh masyarakat umum yang tak menempuh pendidikan dibluar negeri.

“Mbak, kok impactnya gak sebesar dana yang dikeluarkan ya? Ini lebih mirip prokeran BEM/program CST perusahaan, atau kegiatan ibu-ibu lingkungan," tulis salah seorang netizen.

Tasya Kamila Sedih Kontribusinya Tak Dianggap Besar untuk Indonesia

Meski menyampaikan permohonan maaf, ibu dua anak ini mengaku sedih lantaran kontribusinya dianggap tak berdampak untuk Tanah Air usai melanjutkan kuliah dengan beasiswa LPDP.

"Jujur aku sedih, karena usahaku, gerakan akar rumput untuk lingkungan dibilang gak berdampak. Aku mempraktikkan keilmuan yang aku dapat di Columbia University, soal bagaimana kebijakan publik bisa efektif dijalankan melalui gerakan akar rumput dan bagaimana publik juga bisa mendorong kebijakan,” jelas Tasya.

"Gerakan-gerakan ini memang bisa dan justru harus dikerjakan siapa saja, tapi tetap harus ada yang mau jadi inisiator, amplifier, dan memberikan wadah untuk mengerjakannya,” tambahnya.

Sebelumnya, Tasya Kamila mengungkap laporan kontribusi yang sudah ia lakukan sebagai siswa penerima LPDP. Menempuh pendidikan S2 di Colombuia University, Amerika Serikat, ibu dua anak itu menjabarkan apa saja kontribusi yang sudah ia berikan pada Indonesia pasca lulus tahun 2018-2023.

Salah satunya adalah berkomitmen untuk pulang ke Indonesia pascalulus dan selama masa bakti. Kemudian, menjadi jembatan antara pemerintah (policymaker) dan publik dalam kapasitas sebagai figur publik. 

Lalu, tetap aktif sebagai Duta Lingkungan Hidup bersama Kementerian Lingkungan Hidup (dan Kehutanan), terlibat dalam berbagai program edukasi lingkungan baik offline maupun online, hosting podcast, hingga menjadi Dewan Pertimbangan Kalpataru 2022.

Tasya mengatakan masyarakat berhak tahu kontribusi yang sudah ia lakukan mengingat dirinya bersekolah di luar negeri dengan dana APBN.

Pascalulus, Tasya Kamila menjelaskan dirinya aktif di berbagai kegiatan dan kelembagaan di Indonesia, termasuk bekerja sama dengan sejumlah kementerian.

Topik Menarik