Kronologi Kapolres Tual Kena Anak Panah saat Lerai Bentrokan 2 Kelompok Warga

Kronologi Kapolres Tual Kena Anak Panah saat Lerai Bentrokan 2 Kelompok Warga

Nasional | inews | Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28
share

TUAL, iNews.id – Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro terkena anak panah saat turun langsung melerai bentrokan antarwarga di kawasan Fiditan, Kota Tual, Maluku, Selasa (24/2/2026) sore. Insiden terjadi saat personel kepolisian berupaya memisahkan massa di tengah suasana yang memanas.

Bentrokan melibatkan dua kelompok warga, yakni warga Kampung Baru dan Kampung Lama, yang terlibat aksi saling serang menggunakan senjata tajam, batu, dan panah di jalan utama Fiditan.

Kapolres Tual bersama personelnya bergerak ke titik tengah untuk mengendalikan situasi dan meminta kedua belah pihak menahan diri. Namun, di tengah upaya mediasi tersebut, sebuah anak panah melesat dan mengenai kaki kiri AKBP Whansi Des Asmoro.

"Kapolres langsung dievakuasi ke RSUD Karel Sadsuitubun guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," ujar Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, Rabu (25/2/2026). 

Selain Kapolres, dilaporkan sejumlah warga dari kedua kelompok juga mengalami luka-luka akibat terkena anak panah dan lemparan batu. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Meskipun situasi saat ini sudah berhasil dikendalikan, aparat keamanan dari unsur Polri dibantu TNI masih berjaga ketat di sejumlah titik rawan di Fiditan guna mencegah terjadinya bentrokan susulan.

Pihak Polda Maluku menyayangkan terjadinya bentrokan ini, terlebih saat ini memasuki bulan suci Ramadhan. Polisi mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kota Tual untuk tidak terprovokasi dan bersama-sama menjaga kamtibmas. 

"Kami mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan menjaga suasana agar tetap kondusif, terlebih di bulan Ramadhan ini. Jangan mudah terhasut oleh isu yang belum tentu kebenarannya," kata Kombes Pol Rositah.

Topik Menarik