Pemimpin Oposisi Israel Serukan Serang Ladang Minyak Iran, Tumbangkan Rezim Khamenei
TEL AVIV, iNews.id - Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid menyerukan serangan langsung terhadap ladang minyak dan fasilitas energi Iran sebagai langkah untuk menjatuhkan rezim Ayatollah Ali Khamenei. Pernyataan keras itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan ancaman perang terbuka antara Israel dan Iran.
Menurut Lapid, menyerang infrastruktur energi Iran akan menjadi pukulan strategis yang mampu mengguncang fondasi ekonomi Teheran sekaligus melemahkan kekuasaan Khamenei.
“Ladang minyak dan fasilitas energi juga harus dibom. Itulah yang akan menjatuhkan rezim Ayatollah,” ujarnya, kepada parlemen Knesset, dikutip dari Anadolu, Rabu (25/2/2026).
Dia bahkan mengatakan Israel tidak boleh ragu, sekalipun langkah tersebut berisiko menimbulkan gesekan diplomatik dengan Amerika Serikat (AS).
Lapid menegaskan, meski dirinya merupakan rival politik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dalam isu Iran dia berada di posisi yang sama.
“Anda tahu saya adalah pemimpin oposisi dan Netanyahu dan saya adalah rival, tapi dalam hal ini dia benar. Iran harus diserang dengan kekuatan penuh,” ujarnya.
Sebelumnya, Netanyahu mengakui masa depan Israel akan sangat berat jika perang dengan Iran benar-benar pecah. Dalam pidatonya di Knesset, dia menyebut periode mendatang penuh ketidakpastian.
“Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi besok,” kata Netanyahu, seraya memperingatkan Iran akan melakukan kesalahan terbesar dalam sejarahnya jika menyerang Israel.










