Survei Median: Mayoritas Publik Percaya Indonesia Konsisten Bela Palestina meski Gabung Board of Peace

Survei Median: Mayoritas Publik Percaya Indonesia Konsisten Bela Palestina meski Gabung Board of Peace

Terkini | inews | Senin, 23 Februari 2026 - 18:42
share

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah masih memegang kepercayaan mayoritas publik Indonesia terkait komitmennya membela Palestina, meski keputusan bergabung dalam Board of Peace (BoP) memicu pro dan kontra. Survei Median mencatat 55,7 responden yakin RI tetap konsisten mendukung perjuangan Palestina sebagai anggota BoP.

Temuan tersebut berdasarkan hasil survei Lembaga Median yang digelar pada 10–14 Februari 2026. Survei tersebut untuk melihat persepsi pengguna media sosial terhadap langkah Indonesia masuk dalam forum internasional tersebut.

Dalam rilis yang disampaikan Senin (23/2/2026), Median mencatat lebih dari separuh responden percaya pemerintah tidak akan menggeser posisi politik luar negeri Indonesia yang selama ini mendukung kemerdekaan Palestina. Angka 55,7 ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih cukup kuat.

"Sebanyak 55,7 responden percaya pemerintah tetap akan konsisten membela Palestina meski tergabung BoP. Ini tentu perlu dimanfaatkan sebaik mungkin," tulis Median.

Namun, survei yang sama juga memperlihatkan ada kekhawatiran di tengah masyarakat. Sebanyak 66,2 responden mengaku khawatir keanggotaan Indonesia di BoP dapat melemahkan posisi Indonesia dalam membela Palestina. Bahkan 67,7 menilai BoP lebih menguntungkan Amerika Serikat dan Israel.

Ketika ditanya langkah yang sebaiknya diambil jika keanggotaan BoP tidak menguntungkan Palestina, 40,8 responden berpendapat Indonesia perlu mempertimbangkan kembali keanggotaannya. Sebanyak 36,1 menilai Indonesia sebaiknya langsung keluar dari BoP bila tidak menguntungkan Palestina, sedangkan 20,3 berpendapat Indonesia tetap bertahan meski dinilai tidak menguntungkan Palestina.

Dari sisi sikap terhadap keanggotaan, 50,4 responden menyatakan tidak setuju Indonesia bergabung dengan BoP. Sementara 34,8 menyatakan setuju dan 14,8 belum menentukan sikap.

Adapun responden yang mendukung keanggotaan Indonesia di BoP menyebut beberapa alasan utama, yakni untuk mendorong Palestina merdeka (15), memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional (10,2), serta sebagai bagian dari upaya perdamaian dunia (9,2).

Survei ini melibatkan 1.200 responden pengguna aktif media sosial berusia 17 tahun hingga di atas 60 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan secara proporsional ke seluruh provinsi di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya pada pertemuan perdana BoP dengan tegas menyampaikan, keputusan berpartisipasi dalam BoP mencerminkan konsistensi sikap aktif Indonesia dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia serta mewujudkan solusi yang seadil-adilnya bagi rakyat Palestina.

"Kami akan mewujudkan impian perdamaian di Palestina, solusi yang berkelanjutan bagi Palestina dan di Gaza," kata Prabowo di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026).

Prabowo juga menyampaikan optimismenya mewujudkan perdamaian di Palestina sejak hari pertama mempelajari 20 poin gagasan Trump dalam Board of Peace.

"Sejak hari pertama kami mempelajari rencana 20 poin Presiden Trump, kami sepenuhnya setuju dan kami berkomitmen penuh terhadap rencana ini, dan itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace," katanya.

Topik Menarik