Jakarta Diguyur Hujan, Kebon Pala Banjir 120 Cm akibat Luapan Kali Ciliwung
JAKARTA, iNews.id - Banjir merendam permukiman warga di RT 13 RW 04, Kelurahan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). Ketinggian air yang semula 110 sentimeter kini dilaporkan naik menjadi 120 sentimeter usai diguyur hujan deras.
Ketua RT 13 Sanusi, mengatakan, banjir disebabkan luapan Kali Ciliwung. Air kiriman dari Bogor dan Depok ditambah hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak malam membuat debit sungai meningkat.
“Tergantung kiriman juga dari Bogor dan Depok. Tapi kita mantau-mantau dari tadi itu dari Depok sudah mulai naik. Cuma ada statusnya sudah siaga tiga,” ujar Sanusi saat diwawancarai di lokasi, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, air mulai meluap sekitar pukul 02.00 WIB saat warga sedang bersiap sahur. Awalnya ketinggian hanya sekitar 25 sentimeter, lalu terus meningkat menjadi 50 sentimeter dan mencapai 110 sentimeter sekitar pukul 08.00 WIB.
“Tadi mulai naik jam 2 dini hari, makin ke sini makin naik terus, sekarang udah ketinggian 110 cm. Awalnya kecil dari 25 naik ke 50 walaupun udah naiknya agak lama sih,” katanya.
Meski terendam banjir, aktivitas sahur warga disebut tetap berjalan. Banyak warga masih sempat keluar rumah untuk membeli makanan.
“Tetap berjalan seperti biasa, walau udah naik nih warga udah banyak keluar beli makanan itu,” kata Sanusi.
Menurutnya, banjir diperkirakan surut dalam waktu cukup lama karena luapan Kali Ciliwung masih tinggi dan intensitas hujan belum mereda. Warga terus memantau perkembangan debit air, termasuk status di Bendung Katulampa.
“Wah agak lama ini. Agak lama surutnya ini. Kalau kita kan selalu mantau di Katulampa. Kalau di Depoknya udah status siaga tiga, udah kita langsung beres-beres mindah-mindahin barang ke lantai dua,” katanya.
Sebagian besar warga memilih tetap bertahan di rumah meski ketinggian air terus meningkat. Mereka mengaku sudah terbiasa menghadapi banjir Kebon Pala Jakarta Timur yang kerap terjadi saat musim hujan.
“Belum, masih aman,” ucapnya.
Sanusi berharap pemerintah segera merealisasikan program normalisasi Kali Ciliwung untuk mengatasi banjir langganan di wilayah tersebut.
5 Pemain Bintang Incaran Persija Jakarta Musim 2026, Nomor 1 Pernah Main di Liga Konferensi Eropa
“Minta dinormalisasi secepatnya. Emang udah ada program juga kan dari Pak Gubernur itu, segera aja dinormalisasi,” ujarnya.
Hingga kini, banjir di Kebon Pala, Jakarta Timur masih terus dipantau aparat dan warga setempat. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air.










