Kebakaran Truk Tangki Pengangkut Tiner di Tol Cipali, Lalu Lintas Macet 7 Kilometer
CIREBON, iNews.id - Kebakaran truk tangki pengangkut tiner terjadi di ruas Tol Cipali, tepatnya di Kilometer 185, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (18/2/2026) pagi. Kebakaran tersebut sempat memicu ledakan dan menyebabkan kemacetan panjang hingga 7 kilometer.
Kobaran api terlihat membubung tinggi disertai kepulan asap tebal di lokasi kejadian. Truk tangki yang melaju dari Jakarta menuju Jawa itu hangus dilalap si jago merah.
Ledakan sempat terjadi hingga membuat bagian tangki remuk. Kondisi ini membuat situasi di sekitar lokasi mencekam dan arus kendaraan tersendat.
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Cirebon mengerahkan enam unit kendaraan untuk menjinakkan api. Mereka menggunakan bahan khusus berupa foam untuk memadamkan kobaran api di area tangki.
Kabid Penanganan dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana mengatakan, kebakaran truk tangki pengangkut tiner diduga dipicu panasnya kampas rem belakang. Percikan panas kemudian menyulut muatan tiner yang merupakan bahan mudah terbakar.
"Lokasi truk terbakar ini di km 185 arah Jawa. Api diduga dari rem belakang yang panas. Yang terbakar ini truk pengangkut tiner," ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Akibat insiden ini, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Jawa mengalami kemacetan hingga lebih dari 7 kilometer.
Petugas kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan menuju pintu keluar Sumber Jaya. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurai kepadatan dan menghindari risiko dari kobaran api.
Kanit PJR Cipali AKP Kuswanto mengatakan pengalihan arus dilakukan karena antrean kendaraan cukup panjang.
"Kami sempat lakukan pengalihan arus sehubungan dengan terjadinya antrean panjang," katanya.
Setelah berjibaku selama sekitar 3 jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Proses pendinginan kemudian dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa truk tangki pengangkut tiner terbakar di Tol Cipali ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.










