Kondisi Mengenaskan Wasit Federico La Penna usai Dapat Ancaman Pembunuhan Buntut Kontroversi Inter Vs Juventus

Kondisi Mengenaskan Wasit Federico La Penna usai Dapat Ancaman Pembunuhan Buntut Kontroversi Inter Vs Juventus

Olahraga | inews | Selasa, 17 Februari 2026 - 21:01
share

MILAN, iNews.id - Wasit Federico La Penna melapor ke polisi dan kejaksaan setelah menerima ancaman kematian dan ancaman terhadap keluarganya usai memimpin laga Derby d’Italia antara Inter dan Juventus di Serie A, akhir pekan lalu.

Pertandingan di Giuseppe Meazza itu berakhir dengan kemenangan tuan rumah Inter 3-2, namun Juventus dibuat geram setelah Pierre Kalulu mendapat kartu merah keliru pada menit ke-42.

Kalulu awalnya diganjar kartu kuning pada menit ke-32 karena pelanggaran terhadap Nicolo Barella. Beberapa pihak menilai keputusan itu terlalu keras. Hanya sepuluh menit kemudian, Kalulu diusir wasit karena dugaan pelanggaran terhadap Alessandro Bastoni, yang menurut tayangan ulang adalah simulasi Bastoni untuk membuat lawan mendapat kartu.

Kartu kedua yang menyebabkan Kalulu keluar bukan kartu merah langsung, sehingga VAR tidak dapat meninjau insiden ini. Selain itu, otoritas olahraga juga tidak dapat mengambil tindakan tambahan secara retrospektif.

Malapetaka bagi Juventus bertambah karena Bastoni sendiri membawa kartu kuning pada saat itu. Jika wasit memberi kartu untuk simulasi, Bastoni justru yang seharusnya diusir dari lapangan.

Gianluca Rocchi, penunjuk wasit Serie A, kemudian mengakui bahwa terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan saat Derby d’Italia. Ia menyebut La Penna “terguncang” karena kesalahan tersebut.

Menurut laporan Corriere dello Sport, setelah pertandingan, La Penna menerima berbagai ancaman pribadi dan ancaman terhadap anggota keluarganya lewat media sosial, sehingga ia memutuskan melapor ke pihak berwenang.

Penyelidikan langsung dibuka, namun hasilnya masih menunggu keputusan resmi dari kepolisian.

La Penna diperkirakan tidak akan memimpin pertandingan Serie A pada akhir pekan ini. Namun laporan Selasa menyebut kemungkinan dia bisa kembali di ronde berikutnya, baik sebagai wasit keempat atau pengawas VAR, setelah insiden kontroversial ini.

Drama ini menambah ketegangan Serie A, menunjukkan risiko ekstrem yang dihadapi wasit setelah kesalahan krusial dalam pertandingan besar.

Topik Menarik