Viral Pencuri Sepatu di Bandung Tertangkap Anak Kos Disuapi Makan dan Diikat
BANDUNG, iNews.id – Video memperlihatkan penghuni indekos di Kota Bandung menangkap pencuri sepatu dan memberinya makan bukan pukulan viral di media sosial. Alih-alih menjadi sasaran amukan massa, pria yang diduga sebagai pencuri tersebut justru diberi makan oleh para korbannya.
Meski pelaku sempat diikat menggunakan tambang plastik agar tidak melarikan diri, perlakuan humanis para anak kos ini menuai beragam reaksi positif dari netizen.
Aksi pencurian ini terungkap setelah para penghuni kos merasa resah karena sering kehilangan sepatu. Mereka kemudian berinisiatif mengecek rekaman CCTV yang terpasang di area kos.
Dari rekaman tersebut, wajah serta modus operandi pelaku terlihat jelas. Pelaku diketahui kerap beraksi saat para penghuni kos tengah lengah atau tertidur. Berbekal informasi tersebut, para penghuni kos kompak melakukan penyergapan saat pelaku kembali terlihat di sekitar lokasi.
Diikat tapi Diberi Makan
Anggota Brimob Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menkum: Tanpa Izin Presiden, Kewarganegaraan Hilang!
Setelah berhasil diringkus, pelaku diamankan di area lorong kos. Untuk mencegah pelaku kabur sebelum proses mediasi, tangan dan kakinya diikat menggunakan tambang plastik berwarna kuning.
Namun, pemandangan unik terjadi selanjutnya. Bukannya dihujani pukulan, para anak kos justru membawakan sepiring nasi dan lauk, lalu memberikan makan kepada pelaku yang sedang terduduk lemas.
"Kami tangkap bareng-bareng setelah yakin dari CCTV. Memang sengaja diikat supaya tidak kabur, tapi ya kasihan juga, jadi kami kasih makan dulu," ujar Pras Setya Ramadhan, salah seorang penghuni kos yang menjadi korban pencurian, Selasa (17/2/2026).
Peristiwa yang jarang terjadi dalam kasus kriminalitas ini berakhir tanpa laporan kepolisian. Para penghuni kos sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.
Pelaku yang diduga merupakan spesialis pencuri sepatu ini pun diminta untuk mengembalikan barang-barang yang sempat ia ambil. Setelah sepatu dikembalikan kepada para pemiliknya dan pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, pria tersebut akhirnya dilepaskan.
Kasus ini menjadi viral karena kontras dengan maraknya aksi main hakim sendiri yang sering terjadi di masyarakat saat menangkap pelaku kejahatan.










