Konfrontasi Dramatis di Juventus: Chiellini dan Comolli Terancam Sanksi Berat
TURIN, iNews.id - Direktur Juventus, Damien Comolli dan Giorgio Chiellini, terancam sanksi setelah terlibat konfrontasi dengan wasit Federico La Penna pada laga Serie A melawan Inter di Stadio Meazza. Insiden ini terjadi saat jeda babak pertama dan memicu kontroversi besar di media sosial.
Video viral memperlihatkan Comolli dan Chiellini mengadang La Penna di lorong menuju ruang ganti, tak lama setelah Juventus mendapat kartu merah untuk bek Pierre Kalulu. Aksi tersebut memicu kemarahan para pemain dan direktur klub.
Chiellini terlihat meluapkan amarahnya terhadap wasit, sementara Comolli mencoba mendekati La Penna untuk menyampaikan protes secara langsung. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, turun tangan menahan Comolli agar insiden tidak memanas lebih jauh.
Sumber di Italia menyebutkan, insiden ini kemungkinan dicatat oleh La Penna dalam laporan pasca-laga. Laporan tersebut menjadi dasar bagi FIGC untuk menindak kedua direktur klub jika diperlukan.
Menurut Gazzetta dello Sport, komentar Chiellini termasuk kritik keras, tetapi tidak menyinggung secara pribadi. Sementara itu, serangan verbal Comolli berpotensi dianggap menyinggung dan dapat berujung pada larangan bertugas minimal dua bulan.
Jika laporan resmi dari wasit keluar, FIGC dapat langsung membuka penyelidikan formal. Tanpa laporan, penyelidik perlu melakukan klarifikasi sebelum menentukan sanksi.
Insiden ini menambah daftar kontroversi Juventus musim ini, yang sudah mendapatkan sorotan terkait disiplin dan performa klub. Fanbase Bianconeri pun ramai membahas video konfrontasi di media sosial.
Comolli, mantan direktur teknis di beberapa klub Eropa, dikenal karena pendekatan langsungnya terhadap isu-isu di lapangan. Gabungan dengan Chiellini, kapten veteran Juventus, membuat momen ini menjadi sorotan besar bagi dunia sepak bola Italia.
Sementara itu, Juventus harus segera fokus pada sisa musim Serie A, karena konflik internal dan kemungkinan sanksi ini bisa berdampak pada manajemen tim dan strategi pertandingan berikutnya.
Jika sanksi dijatuhkan, Chiellini dan Comolli akan absen dari aktivitas resmi klub, memaksa Juventus menata ulang struktur komunikasi dengan wasit dan pihak FIGC. Ini menjadi pengingat keras bagi klub besar soal batasan dalam menghadapi keputusan wasit.









