Tangis Mahalini Pecah Lihat Wajah Mendiang Ibu Muncul di Konser Tunggal
JAKARTA, iNews.id - Konser tunggal Mahalini bertajuk KOMA Live In Concert sukses mengguncang panggung Istora Senayan, Jakarta pada Sabtu (14/2/2026). Mahalini membawakan lagu-lagu hitsnya dari album Fabula hingga KOMA.
Hal menarik dari konser comeback Mahalini ini adalah saat ia mengajak seluruh anggota keluarganya untuk tampil bersama di atas panggung. Diawali dengan keluarga Sule yaitu empat anaknya, Rizky Febian, Rizwan, Ferdi, dan Putri Delina.
Selain keluarga dari Rizky Febian, Mahalini juga mengajak keluarga besarnya mulai dari ayah, kakak, kakak ipar, nenek, hingga keponakannya ke atas panggung. Nah, yang menjadi momen haru adalah ketika Mahalini turut menampilkan foto ibu dan ibu mertuanya menjadi latar belakang penampilan mereka di atas panggung.
Dua keluarga itu kompak menyanyikan lagu berjudul 'Bawa Dia Kembali'. Lagu ini dinyanyikan bersama sambil mengenang ibunda Rizky dan ibu Mahalini yang telah meninggal dunia.
Setelah penampilan tersebut, Mahalini mengucapkan terima kasih pada keluarga besarnya yang menyempatkan untuk ikut tampil di konser tunggalnya. Mahalini mengaku bahagia memiliki keluarga yang memberinya dukungan penuh selama berkarier.
"Aku mau berterima kasih banyak buat semua keluargaku yg ada di stage ini, karena sangat senang sekali aku punya keluarga yang selalu support, yang selalu ada. Intinya aku mau terima kasih banyak buat keluargaku semuanya. Aku mau berdoa semoga kita semuanya yang ada di sini panjang umurnya," ujar Mahalini sambil merangkul keluarganya.
Suasana semakin haru saat Mahalini kembali tampil seorang diri dan menyanyikan lagu 'Untuk yang Bersama-Nya'. Lagu tersebut kemudian dilanjutkan dengan lagu berikutnya yang berjudul 'Sisa Rasa'.
Selama dua lagu itu dilantunkan, potret wajah ibu Mahalini ditampilkan sebagai background panggung. Bahkan di lagu Sisa Rasa, wajah ibu Mahalini diedit menggunakan AI, sehingga bisa bergerak dengan gesture tersenyum.
Di penghujung penampilannya, Mahalini tak bisa menyembunyikan rasa haru sekaligus kesedihannya mengenang sang ibunda. Ia bernyanyi dengan suara bergetar dan meneteskan air mata.
Air mata Mahalini tak terbendung ketika bernyanyi sambil melihat foto ibunya. Melihat hal tersebut, para penggemar kemudian memberikan tepuk tangan dan sorakan sebagai bentuk dukungan.









