Sergio Castel Akui Debut Pahit di ACL 2, Persib Ditantang Bangkit 4-0 di GBLA
BANDUNG, iNews.id – Sergio Castel menjalani debut pahit bersama Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 usai takluk 0-3 dari Ratchaburi pada leg pertama babak 16 besar, Rabu (11/2/2026). Kekalahan tersebut membuat Maung Bandung berada dalam posisi sulit jelang leg kedua.
Persib harus mengakui keunggulan Ratchaburi saat bertandang pada laga pertama fase gugur tersebut. Hasil 0-3 menjadi modal berat bagi tim asuhan Bojan Hodak untuk membalikkan keadaan demi tiket perempat final.
Bagi Sergio Castel, pertandingan itu menjadi momen debut yang tidak sesuai harapan. Penyerang anyar Persib Bandung tersebut mengaku timnya tampil jauh dari performa terbaik.
“Pengalaman yang buruk tentu saja, kami tidak bermain dengan baik. Tapi tidak apa-apa, kami masih punya kesempatan pada leg kedua dan mencoba untuk bisa lolos,” kata Castel, dikutip dari laman resmi I.League, Jumat (13/2/2026).
Pesan Perpisahan Xabi Alonso usai Dipecat Real Madrid, Singgung Hasil yang Tak Sesuai Harapan
Kekalahan tersebut membuat Persib Bandung wajib menang dengan selisih minimal empat gol tanpa balas pada leg kedua. Laga penentuan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2).
Persib Bandung Butuh Dukungan Bobotoh
Sergio Castel tetap menunjukkan optimisme menatap pertandingan krusial tersebut. Penyerang berusia 30 tahun itu menilai peluang masih terbuka selama Persib Bandung mampu tampil maksimal di kandang.
Dia menegaskan pentingnya dukungan penuh Bobotoh untuk mendongkrak mental bertanding tim. Castel terkesan dengan atmosfer GBLA saat Persib Bandung meraih kemenangan pada laga sebelumnya.
“Kami membutuhkan mereka Bobotoh, saya menonton pertandingan terakhir di kandang dan ada atmosfernya fantastis. Saya yakin kami bisa mengalahkan mereka. Saya masih percaya, kami harus mendorong diri,” ujarnya.
Selain dukungan suporter, Persib Bandung juga mendapat keuntungan dari sisi persiapan. I.League memberi keleluasaan dengan mengubah jadwal pertandingan melawan Borneo FC Samarinda pada pekan ke-21 yang semula digelar 16 Februari.
Perubahan jadwal tersebut memberi waktu tambahan bagi Persib Bandung untuk fokus penuh menghadapi Ratchaburi. Situasi ini menjadi peluang penting bagi Maung Bandung untuk memaksimalkan persiapan jelang misi besar membalikkan agregat dan menjaga asa di ACL Two 2025-2026.










