PB POBSI Sambut Kedatangan Efren Reyes dan Django Bustamante, Momentum Emas Biliar Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Kehadiran Efren Reyes dan Django Bustamante di Indonesia langsung disebut membawa dampak besar bagi perkembangan biliar nasional oleh PB POBSI. Dua legenda dunia itu dinilai memberi energi baru bagi atlet dan komunitas biliar Tanah Air.
Sekretaris Jenderal PB POBSI Achmad Fadil Nasution menyambut positif kehadiran kedua juara dunia tersebut. Dia menilai momentum ini jarang terjadi dan patut dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh ekosistem biliar Indonesia.
Efren Reyes dan Django Bustamante datang ke Indonesia dalam rangkaian acara bertajuk Battle For Legacy yang digelar oleh Moor Production. Kegiatan ini menjadi ajang adu gengsi sekaligus ruang berbagi ilmu antara legenda dunia dan pemain lokal.
Rangkaian acara Battle For Legacy digelar di tiga lokasi berbeda. Mantra Pool Academy menjadi venue pembuka pada 10 Februari 2026, dilanjutkan The Cue House pada 11 Februari 2026, dan ditutup di Head Quarter Bar and Pool pada 12 Februari 2026.
PB POBSI Nilai Dampak Langsung Terasa
Achmad Fadil Nasution menilai kehadiran dua ikon biliar dunia ini memberi dorongan besar bagi promosi dan peningkatan kualitas teknis atlet nasional.
"Hal seperti ini sangat baik sekali untuk dilaksanakan dan terus-terus dilaksanakan karena berdampak cukup baik terhadap perkembangan di biliar Indonesia. Untuk promosi, kemudian untuk meningkatkan teknis inspirasi kepada seluruh komunitas yang ada," kata Achmad Fadil Nasution dalam konferensi pers di Brew N Barrel, Senayan City, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Dia berharap atlet dan komunitas biliar Indonesia mampu menyerap ilmu langsung dari gaya bermain, pola latihan, hingga mental juara yang ditunjukkan Efren Reyes dan Django Bustamante.
"Kami harapkan prestasi atlet akan lebih baik di masa yang akan datang. Ya tentu, hal ini harus dimanfaatkan oleh seluruh komunitas dan atlet-atlet Indonesia, apa saja sebenarnya yang mereka lakukan setiap hari, cara berlatih, dan bagaimana untuk terus meningkatkan internal motivasi bagi seluruh atlet kita atau komunitas," ucapnya.
Achmad Fadil juga menyoroti kondisi teknis atlet nasional yang dinilai sudah cukup mumpuni, namun belum sepenuhnya tercermin dalam prestasi internasional.
"Karena memang secara teknis kita sudah cukup baik, tetapi ternyata prestasi kita masih tertahan," tambahnya.
Pada hari pertama di Mantra Pool Academy, Derin Sitorus dan Agustinus Hendrikus memperkuat Team Efren, sementara Alvin Anggito dan Edward Koyongian membela Team Django.
Hari kedua di The Cue House menghadirkan Baim Wong dan Wijaya Kusuma atau Wijin di Team Efren, berhadapan dengan Fauzan Nazrul dan Rhomedal Aquino dari Team Django.
Rangkaian acara ditutup di Head Quarter Bar and Pool dengan DJ Panda dan Ayu Lixui di Team Efren, sementara Anji dan Febi Lad tampil untuk Team Django. Event ini menjadi panggung kolaborasi unik antara legenda dunia, atlet, dan figur publik demi mengangkat pamor biliar Indonesia.










