Respons Wali Kota Bekasi usai Nyaris Diserang Warga Pakai Golok saat Tertibkan PKL

Respons Wali Kota Bekasi usai Nyaris Diserang Warga Pakai Golok saat Tertibkan PKL

Terkini | inews | Senin, 9 Februari 2026 - 04:11
share

BEKASI, iNews.id - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto merespons terkait video dirinya mendapatkan ancaman golok dari warga saat menertibkan pedagang kaki lima (PKL). Peristiwa yang terjadi di wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara pun viral di media sosial

Tri menegaskan, pihaknya telah memberikan imbauan kepada pedagang sebelum penertiban dilakukan. Dalam kesempatan itu, Tri hadir bersama Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro.

"Tentu sudah ada imbauan sebelumnya petugas jadi kami minta untuk dapat melakukan secara persuasif," ucap Tri, Minggu (8/2/2026).

Terkait ancaman golok dari warga, Tri mengaku tidak terlalu khawatir. Dia lebih khawatir saat pelanggaran yang dilakukan masyarakat justru sengaja dibiarkan.

"Saya bukan khawatir kepada goloknya tetapi khawatir jika masyarakat sering melanggar peraturan dan ini akan menjadi kebiasaan. Lama-lama jadi pembiaran, akhirnya para pelanggar merasa dirinya paling benar," ucapnya.

Politisi PDIP itu mengatakan, kemarahan yang muncul dari pria dalam video tersebut merupakan bentuk akumulasi, yang pada akhirnya dilakukan penindakan. Sebab, selama ini para pelanggar dengan nyaman tidak dilakukan penindakan padahal telah melanggar aturan. 

"Nah kemarahan ini lah bentuk akumulasi pembiaran selama bertahun-tahun ketika nggak pernah ditindak," katanya.

Adapun, dalam video yang beredar awalnya petugas berompi Satpol PP hendak menertibkan sebuah tempat penyimpanan kelapa berbahan besi. Barang itu terletak tepat di pinggir jalan atau di depan sebuah ruko.

Saat proses pembongkaran sedang berjalan, tiba-tiba seorang pria berbaju merah tidak terima dengan apa yang dilakukan petugas. Dia meminta agar petugas tidak membongkar tempat penyimpanan kelapa tersebut.

"Woy, woy jangan yang ini," teriak pria berbaju merah. 

Adu mulut sempat terjadi antara petugas dengan pria tersebut. Hingga akhir sang pria berkepala pelontos itu masuk ke dalam ruko dan keluar membawa senjata tajam jenis golok.

Pria tersebut mengancam seorang petugas yang sebelumnya bersitegang dengan dia. Menghadapi ancaman tersebut, petugas itu terpaksa memundurkan langkahnya menuju Tri Adhianto ketika golok diacungkan ke arahnya.

"Awas pak, awas pak wali, amankan itu (orangnya)," ucap perekam video.

Tri nampak sempat menjauh ketika pria tersebut datang ke arahnya sambil membawa golok. Sang pria pembawa golok akhirnya diberi pengertian oleh Kapolres Metro Bekasi Kota terkait penertiban yang dilakukan Pemkot Bekasi.

Topik Menarik