Permintaan Terakhir Brad Arnold Vokalis 3 Doors Down sebelum Meninggal, Sangat Mengharukan
JAKARTA, iNews.id – Kepergian vokalis band rock 3 Doors Down, Brad Arnold, bukan sekadar kabar duka tetapi kisah panjang tentang keberanian melawan penyakit mematikan.
Sebelum menghembuskan napas terakhir akibat kanker ginjal stadium empat pada Sabtu, 7 Februari 2026, Brad Arnold sempat menyampaikan permintaan terakhir yang sederhana namun menyayat hati. Apa pesan itu?
Kepada fans 3 Doors Down di seluruh dunia, Brad sempat meminta untuk didoakan supaya bisa kuat melawan penyakit kanker ginjal yang diderita. Dia ikhlas menerima penyakit ini, namun doa dari fans amat sangat berarti untuknya.
Permintaan Terakhir Brad Arnold Vokalis 3 Doors Down sebelum Meninggal Dunia
Kepada fans, Brad meminta ketulusan hati agar mendoakannya supaya semangat melawan kanker ginjal stadium 4 yang menggerogoti badannya. Dia ikhlas menerima penyakit ini, tapi doa dari fans akan sangat berarti.
"Saya tidak takut. Saya sungguh tidak takut sama sekali," kata Brad dalam pernyataannya semasa hidup, dikutip dari BBC, Minggu (8/2/2026).
Pernyataan Brad itu disampaikan pada Mei 2025. Lalu, dia mengatakan, "Aku sangat berharap kalian mau mendoakanku setiap kali ada kesempatan."
Permintaan itu menjadi keinginan terakhir Brad dari fans-fansnya di seluruh dunia. Ini juga menjadi bukti betapa besar ikatan emosional antara Brad dan para fansnya.
Dukungan pun mengalir deras dari seluruh dunia, mengiringi hari-hari terakhir sang vokalis dalam perjuangan melawan kanker ginjal stadium 4.
Brad Arnold meninggal dunia pada Sabtu, 7 Februari 2026, di usia 47 tahun. Kabar wafatnya diumumkan melalui akun resmi 3 Doors Down.
Dalam pernyataan tersebut, band menyebut Brad berpulang dengan tenang, dikelilingi keluarga dan orang-orang yang paling dicintai, termasuk sang istri, Jennifer.
"Dia pergi dengan damai, setelah berjuang dengan keberanian luar biasa melawan kanker," tulis pernyataan resmi band yang diunggah di X.
Perjuangan Brad Arnold melawan penyakitnya mulai diketahui publik pada Mei 2025. Saat itu, dia secara terbuka mengumumkan diagnosis karsinoma sel jernih ginjal stadium empat, jenis kanker agresif yang telah menyebar hingga ke paru-paru.
Sejak saat itu, hidupnya berubah menjadi rangkaian perjuangan fisik dan mental yang tak mudah.
Pihak keluarga Brad Arnold menyampaikan terima kasih atas cinta, doa, dan simpati yang terus berdatangan, baik ketika Brad berada di puncak ketenaran maupun saat dia berjuang di fase paling rapuh dalam hidupnya. Meski demikian, keluarga meminta ruang dan privasi untuk menjalani masa berkabung.
Brad Arnold bukan hanya dikenang sebagai vokalis utama 3 Doors Down, tetapi sebagai sosok yang memperjuangkan hidup hingga titik terakhir. Melalui lagu-lagu dengan lirik emosional dan jujur, dia menyuarakan luka, harapan, dan keteguhan, nilai-nilai yang juga dia jalani dalam pertarungan terakhirnya melawan kanker.










