Kronologi Kecelakaan Beruntun di Pasuruan Tewaskan 1 Orang, Dump Truk Rem Blong

Kronologi Kecelakaan Beruntun di Pasuruan Tewaskan 1 Orang, Dump Truk Rem Blong

Nasional | inews | Jum'at, 30 Januari 2026 - 19:04
share

PASURUAN, iNews.id – Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan beruntun tiga kendaraan di jalur tengkorak Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (30/1/2026). Kecelakaan itu mengakibatkan satu orang tewas terjepit dan tiga lainnya luka-luka. 

Ketiga kendaraan yang terlibat, yakni dump truk, minibus Avanza, dan sebuah pikap penjual kelapa muda, mengalami kerusakan sangat parah hingga ringsek.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Mohamad Sofyan (37), warga Kelurahan Terate, Kabupaten Gresik. Sofyan merupakan sopir mobil Avanza yang saat kejadian tengah berada di kendaraannya.

Proses evakuasi jasad korban berlangsung dramatis. Tubuh Sofyan terjepit di antara body kendaraan yang hancur setelah dihantam truk bermuatan berat tersebut. Petugas kepolisian dibantu warga sekitar harus berjibaku selama beberapa waktu hingga akhirnya jasad korban berhasil dikeluarkan secara manual. 

"Korban meninggal dunia satu orang, yakni sopir Avanza. Jasadnya langsung dievakuasi ke RSUD R. Soedarsono Kota Pasuruan, bersama tiga korban luka lainnya untuk mendapatkan perawatan," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Zulkifli.

Kronologi Kecelakaan

Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat dump truk bermuatan pasir melaju kencang dari arah Selatan menuju Utara. Tiba di lokasi kejadian tepatnya di pinggir Jalan Raya Kejayan-Kebonagung, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, truk tersebut diduga mengalami masalah pada sistem pengereman atau rem blong.

Karena kecepatan yang tinggi dan muatan yang berat, sopir truk tidak mampu mengendalikan kemudi hingga akhirnya "menyeruduk" mobil Avanza dan pikap penjual kelapa muda yang sedang parkir tepat di depannya.

Petugas Unit Laka Lantas Polres Pasuruan Kota langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Berdasarkan penyelidikan sementara, dugaan kuat mengarah pada kegagalan fungsi rem pada dump truk.

"Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan melakukan olah TKP. Dugaan sementara memang rem bermasalah sehingga sopir kehilangan kendali stir," tambah Iptu Zulkifli.

Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di Jalan Raya Kejayan sempat mengalami kemacetan panjang selama proses evakuasi kendaraan. Namun, saat ini ketiga kendaraan sudah berhasil dipindahkan dan jalur kembali normal.

Topik Menarik