PBNU Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump: Keputusan Prabowo Tepat

PBNU Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump: Keputusan Prabowo Tepat

Terkini | inews | Jum'at, 30 Januari 2026 - 16:52
share

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengambil keputusan untuk bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza. Dewan ini diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Menurut saya, keputusan Presiden untuk bergabung di dalam Board of Peace ini, saya kira adalah keputusan yang tepat berdasarkan komitmen yang abadi untuk membantu Palestina," kata Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (30/1/2026).

Menurut dia, jika memang Indonesia sungguh-sungguh ingin berbuat sesuatu untuk membantu Palestina menemukan jalan keluar dari masalahnya, maka harus hadir di semua arena. 

"Karena kalau kita tidak hadir, kita hanya akan menonton dan membiarkan orang menentukan jalannya dinamika, jalannya pertarungan, dan proses-proses yang berlangsung sesudahnya," ujarnya.

Gus Yahya mengatakan, Board of Peace ini dibuat untuk menjadi sarana membicarakan perdamaian di Palestina. Indonesia bisa mengambil peran dalam dewan ini.

"Kalau tidak ada pihak yang sungguh-sungguh, sungguh-sungguh punya komitmen membantu Palestina ada di dalamnya, siapa yang akan bersuara demi Palestina?" kata dia.

"Maka menurut saya, harus ada di dalam platform yang tersedia itu, suara yang membela kepentingan-kepentingan Palestina. Dan platform yang sekarang tersedia adalah Board of Peace," lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani dokumen untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian untuk Gaza. Dewan ini dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Langkah strategis ini disebut untuk mendorong terwujudnya perdamaian dan mengurangi penderitaan rakyat Gaza.

Prabowo menyebut, inisiatif tersebut membuka peluang besar bagi terciptanya stabilitas di Gaza, seiring masuknya bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar ke wilayah tersebut.

“Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza, yang jelas penderitaan rakyat Gaza sudah berkurang, sangat berkurang, bantuan-bantuan kemanusiaan begitu deras begitu besar sudah masuk, saya sangat berharap Indonesia bisa ikut serta,” ujar Prabowo di sela-sela acara Word Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Topik Menarik