BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 4,4 Guncang Bantul, Dipicu Aktivitas Sesar Opak

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 4,4 Guncang Bantul, Dipicu Aktivitas Sesar Opak

Nasional | inews | Selasa, 27 Januari 2026 - 15:58
share

JAKARTA, iNews.id - Gempa hari ini dengan kekuatan magnitudo 4,4 mengguncang Bantul, DI Yogyakarta, Selasa (27/1/2026) pukul 13.15 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,5. 

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7.87 LS; 110.49 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 km arah Timur Bantul, DIY dengan kedalaman 11.0 km.

"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak," ungkap Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi dalam keterangan tertulisnya.

Gempa bumi ini dirasakan di Bantul, Gunung Kidul, Kulonprogo, Sleman, Kota Yogyakarta, Klaten dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan seperti terdapat truk bermuatan melintas), Wonogiri, Purworejo, Trenggalek, Solo, Pacitan, Magelang dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan sedikit orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Ardhianto mengayakan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 13:45:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas 14 gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M2.0.

Topik Menarik