Daihatsu Gelontorkan Rp2,9 Triliun Bangun Pabrik Mobil Hybrid di Indonesia

Daihatsu Gelontorkan Rp2,9 Triliun Bangun Pabrik Mobil Hybrid di Indonesia

Otomotif | inews | Senin, 26 Januari 2026 - 14:34
share

JAKARTA, iNews.id – Daihatsu menambah investasi senilai Rp2,9 triliun dengan membangun pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) di Jawa Barat. Pabrik ini disiapkan sebagai basis produksi kendaraan ramah lingkungan, seiring peluncuran mobil hybrid perdana, Rocky e-Smart Hybrid di Indonesia.

Dalam keterangan persnya dilansir Senin (26/1/2026), PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengungkapkan telah meresmikan pabrik KAP 2 yang berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur. Fasilitas ini menjadi pabrik ke-6 Daihatsu di Indonesia dengan luas hampir 23 hektare.

"KAP 2 dibangun untuk memenuhi kebutuhan pasar otomotif domestik dan global yang terus berkembang. Pabrik ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi Daihatsu di luar Jepang," ujar Marketing Director dan Corporate Communication Director di PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani.

Pabrik yang diresmikan pada Februari 2025 ini memiliki tiga fasilitas utama, yakni bodi, pengecatan, dan perakitan. Seluruh proses terintegrasi dan menggunakan teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi produksi.

Daihatsu menerapkan konsep E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact) pada pabrik KAP 2. Konsep ini memungkinkan proses produksi lebih modern, produktif, dan ramah lingkungan.

Melalui optimalisasi proses produksi dan pemanfaatan energi terbarukan, KAP 2 mampu menekan emisi karbon hingga 20 persen. Desain tempat kerja juga dibuat lebih aman dan nyaman bagi karyawan.

Sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), pabrik ini dirancang tanpa dinding untuk memperbaiki sirkulasi udara dan efisiensi listrik. Teknologi robotik digunakan secara optimal, termasuk proses pengecatan yang menghilangkan polusi air.

Panel surya dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan untuk mendukung operasional pabrik. Langkah ini mempertegas komitmen Daihatsu dalam pengurangan jejak karbon dari sisi manufaktur.

Melalui investasi Rp2,9 triliun, pabrik KAP 2 memiliki kapasitas produksi hingga 140.000 unit per tahun. Secara keseluruhan, total kapasitas produksi ADM kini menembus lebih dari 530.000 unit per tahun.

Produksi kendaraan Daihatsu juga didukung ribuan pemasok, termasuk UMKM lokal. Tingkat lokalisasi kendaraan yang diproduksi di Indonesia tergolong tinggi untuk pasar domestik dan ekspor.

Selain memperkuat sisi produksi, Daihatsu juga meluncurkan mobil hybrid pertamanya di Indonesia, Rocky e-Smart Hybrid. Model ini diperkenalkan pada ajang GIIAS Juli 2025.

Rocky e-Smart Hybrid mengusung teknologi Real Series Hybrid yang dikembangkan Daihatsu di Jepang. Mobil ini digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik, sementara mesin bensin berfungsi sebagai generator pengisi baterai.

Teknologi ini membuat Rocky Hybrid tidak memerlukan pengisian daya eksternal. Pengguna tetap merasakan sensasi berkendara mobil listrik yang praktis untuk penggunaan harian.

Secara teknis, Rocky Hybrid dibekali mesin 1.2L WA-VEX dan baterai 177,6 volt dengan kapasitas 0,74 kWh. Tenaga maksimum mencapai 106 PS dengan torsi 170 Nm.

Akselerasi mobil ini tergolong responsif dengan catatan 0–100 km/jam sekitar 10 detik. Karakter tersebut membuat Rocky Hybrid tetap gesit di lalu lintas perkotaan.

Dari sisi efisiensi, konsumsi bahan bakar Rocky Hybrid diklaim mencapai 28 hingga 34,8 km per liter berdasarkan metode uji JC08 Jepang. Emisi karbonnya juga rendah, hanya 83 gram CO2 per kilometer.

Rocky Hybrid dilengkapi fitur keselamatan lengkap seperti enam airbag, ABS, EBD, VSC, HSA, serta delapan fitur Advanced Safety Assist. Fitur ini mendukung kenyamanan dan keamanan berkendara.

Kombinasi investasi pabrik ramah lingkungan dan peluncuran kendaraan hybrid menegaskan langkah Daihatsu menuju Carbon Neutral. Upaya ini dilakukan sekaligus dari sisi produksi dan produk kendaraan.

Topik Menarik