3 Pegawai KKP Korban Jatuhnya Pesawat ATR Dapat Kenaikan Pangkat

3 Pegawai KKP Korban Jatuhnya Pesawat ATR Dapat Kenaikan Pangkat

Terkini | inews | Minggu, 25 Januari 2026 - 10:51
share

JAKARTA, iNews.id - Tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 mendapatkan kenaikan pangkat. Hal itu dipastikan oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan.

"Sudah tadi dinaikkan (pangkatnya). Kita naikkan karena mereka melaksanakan tugas operasi, karena mereka melakukan survei," ujarnya pada Minggu (25/1/2026).

Pada Minggu hari ini, dilaksanakan upacara pemberangkatan pegawai KKP atas nama Ferry Irawan dan Yoga Naufal, sekaligus bersama Kapten Andy Dahananto. Satu pegawai KKP lain bernama Deden Maulana telah lebih dulu disemayamkan.

"Alhamdulillah sudah dilakukan semua proses evakuasi dan pemberangkatan kepada keluarga masing-masing, sehingga pelaksanaan kegiatan pemakaman bisa langsung ada yang ke rumahnya, bisa juga langsung untuk anggota KKP dilaksanakan di tempat persemayaman AUP ini," katanya.

Didit berdoa agar para almarhum bisa mendapatkan surga dari Tuhan Yang Maha Esa.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, tiga pegawainya merupakan penumpang pesawat udara jenis ATR 42-500 yang hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Mereka adalah anggota tim pengawasan udara atau air surveillance.

Ketiga pegawai itu sedang menjalankan misi pengawasan di wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia.

"Perlu kami sampaikan bahwa benar terdapat pegawai KKP dalam pesawat tersebut yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara," kata Sakti di kantornya, Sabtu (17/1/2026).

Tiga pegawai itu bernama Ferry Irrawan berpangkat Penata Muda Tingkat I yang menjabat sebagai Analis Kapal Pengawas. Lalu, Deden Mulyana berpangkat Penata Muda Tingkat I, menjabat sebagai Pengelola Barang Milik Negara.

"Dan Saudara Yoga Nauval, jabatannya Operator Foto Udara," sambungnya.

Topik Menarik