Pramono Segera Normalisasi Kali Cakung Lama, Biang Kerok Banjir Kelapa Gading
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Kali Cakung Lama segmen Sungai Begog dan Pedongkelan, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (23/1/2026). Dia segera menormalisasi sungai tersebut untuk mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan Kelapa Gading dan sekitarnya.
Dalam peninjauan itu, Pramono menemukan bottleneck yang menghambat aliran air menuju pesisir utara Jakarta, sehingga kerap berujung banjir.
"Memang di Kali Cakung Lama ini terjadi bottleneck dan ini menyebabkan beberapa daerah kemudian banjir, di antaranya adalah Kelapa Gading, Sukapura, dan Cilincing, Pegangsaan Dua, dan sebagainya ini adalah penyebab bottleneck utama sebelum air itu turun ke laut," kata Pramono.
Dia langsung memerintahkan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta untuk menormalisasi Kali Cakung Lama. Normalisasi kali dilakukan sepanjang dua kilometer.
"Maka tadi saya sudah meminta kepada Bu Ika untuk segera dilakukan normalisasi dan mungkin sampai dengan 2 kilo, Bu? Sekitar 2 kilo," kata Pramono.
Dia menambahkan, rencana normalisasi sudah disetujui warga bantaran Kali Cakung Lama. Sebab, warga juga telah mengeluhkan wilayahnya selalu menjadi langganan banjir.
"Saya tadi sudah tanya secara langsung kepada penduduk, dulu kenapa tidak dilakukan? Karena memang sebagian pasti masih keberatan," kata dia.
"Tapi karena dari waktu ke waktu di sini selalu banjir, apalagi dalam dua minggu ini terjadi banjir yang sama, sekarang ini sebagian besar masyarakat sudah bersedia untuk dilakukan normalisasi," imbuhnya.
Berdasarkan data Dinas SDA DKI Jakarta, Kali Begog yang merupakan bagian dari Kali Cakung Lama mengalami penyempitan sehingga lebar efektif saluran hanya tersisa sekitar 2-3 meter dari kondisi awal sekitar 20 meter.
Penyempitan itu disertai tingginya endapan sedimen dan okupasi bangunan di bantaran kali yang menyebabkan pendangkalan dan berkurangnya daya tampung aliran, terutama saat debit air meningkat akibat hujan.
Kondisi itu rentan menimbulkan genangan hingga banjir di wilayah Kecamatan Cilincing (Semper barat dan timur), Kelapa Gading (Pegangsaan) dan Koja (Tugu Selatan).










