Trump Sebut Perang Dunia III Mungkin Pecah jika Tak Jadi Presiden AS
DAVOS, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan keyakinannya perang Rusia-Ukraina tidak akan memicu Perang Dunia III selama dirinya memimpin AS. Namun, Trump mengklaim situasinya bisa sangat berbeda jika dia tidak terpilih sebagai presiden.
Dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Trump menegaskan AS berkomitmen menghentikan konflik yang telah berlangsung sejak Februari 2022 tersebut.
Menurut dia, kepemimpinannya menjadi faktor kunci untuk mencegah eskalasi global.
“Saya kira jika saya tidak terpilih, (krisis Ukraina) bisa saja berkembang menjadi Perang Dunia III,” kata Trump, dikutip Kamis (22/1/2026).
Trump mengakui proses perdamaian Rusia-Ukraina tidak mudah karena tingginya permusuhan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Ketegangan personal dan politik di antara kedua pemimpin itu, kata dia, menjadi hambatan utama tercapainya kesepakatan.
Meski demikian, Trump menilai baik Moskow maupun Kiev sebenarnya sama-sama ingin mengakhiri perang, namun belum menemukan titik temu yang tepat.
“Sering kali kita hampir mencapai kesepakatan dengan Rusia. Rusia sudah siap, tapi Presiden Zelensky tidak mau. Lalu situasinya berbalik, Zelensky ingin mencapai kesepakatan, tapi Putin tidak menginginkannya,” ujar Trump.
Pernyataan tersebut kembali menegaskan klaim Trump bahwa perannya sebagai Presiden AS krusial dalam menjaga stabilitas global dan mencegah pecahnya Perang Dunia III.










