Cerita Penumpang saat 2 Kereta Cepat Tabrakan di Spanyol: Seperti Gempa!

Cerita Penumpang saat 2 Kereta Cepat Tabrakan di Spanyol: Seperti Gempa!

Terkini | inews | Senin, 19 Januari 2026 - 06:52
share

MADRID, iNews.id - Tabrakan dua kereta cepat di Spanyol yang menewaskan sedikitnya 21 orang menyisakan kisah mencekam dari para penumpang. Detik-detik sebelum kecelakaan digambarkan seperti mengalami gempa bumi yang datang tiba-tiba dan mengguncang hebat seluruh rangkaian kereta.

Salah satu penumpang yang selamat, jurnalis stasiun televisi pemerintah RTVE Salvador Jimenez mengungkapkan pengalaman mengerikan saat berada di dalam kereta cepat yang berangkat dari Malaga menuju Madrid. 

Menurut dia, guncangan keras terasa beberapa saat sebelum tabrakan terjadi.

“Rasanya seperti kereta mengalami gempa bumi,” ujar Jimenez, menggambarkan kepanikan yang melanda penumpang sesaat sebelum kecelakaan.

Jimenez menambahkan, dua gerbong terakhir kereta yang ditumpanginya anjlok dari rel lalu terguling ke samping setelah. Penumpang berteriak panik, sebagian terlempar dari kursi, sementara yang lain berusaha saling menolong di tengah kondisi gelap dan berantakan.

Kecelakaan terjadi pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 18.40 waktu setempat di dekat Adamuz, Andalusia. 

Badan perkeretaapian Spanyol ADIF menjelaskan, insiden bermula ketika salah satu kereta anjlok kemudian masuk jalur di sebelahnya. Di saat bersamaan, kereta cepat lain melaju dari arah berlawanan hingga tabrakan keras pun terjadi.

Kementerian Dalam Negeri Spanyol menyatakan 21 orang tewas dalam peristiwa ini. Selain itu 100 orang lainnya luka, 25 di antaranya menderita luka parah. 

Total 400 orang berada di dalam kedua kereta saat kecelakaan terjadi.

Presiden pemerintah wilayah Andalusia Juanma Moreno menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi tersebut. 

“Solidaritas dan dukungan kami kepada semua yang terkena dampak,” tulisnya, di media sosial X.

Akibat kecelakaan ini, layanan kereta dari Andalusia menuju Madrid dihentikan sementara. Perjalanan kereta dari Cordoba, Sevilla, Malaga, dan Huelva juga terdampak dan dihentikan setidaknya hingga Senin (19/1/2026).

Topik Menarik