Jadi Saksi di Persidangan, Mantan Wakapolri Oegroseno Ungkap Perbedaan Foto Jokowi di Ijazah

Jadi Saksi di Persidangan, Mantan Wakapolri Oegroseno Ungkap Perbedaan Foto Jokowi di Ijazah

Berita Utama | inews | Selasa, 13 Januari 2026 - 18:00
share

SOLO, iNews.id - Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno menjadi saksi dalam sidang gugatan Citizen Lawsuit (CLS) terkait ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Sidang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Selasa (13/1/2026). 

Oegroseno menjadi saksi yang dihadirkan kuasa hukum penggugat dalam perkara itu. Sebelumnya, gugatan dilayangkan dua alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM), Top Taufan dan Bangun Sutoto. 

Sementara, para tergugat, yaitu Jokowi sebagai tergugat I, Rektor UGM Prof dr Ova Emilia sebagai tergugat II, Wakil Rektor UGM Prof Dr Wening sebagai tergugat III, serta Polri sebagai turut tergugat IV.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Achmad Satibi, dengan hakim anggota Aris Gunawan, dan Lulik Djatikumoro. Dalam kesaksiannya di depan hakim, Oegroseno mengaku pernah bertemu dengan Jokowi.

Hakim menanyakan apakah pernah melihat ijazah Jokowi, Oegroseno mengaku hanya melihat yang beredar di media sosial.

Hakim juga menanyakan ada masalah apa setelah melihat ijazah Jokowi di media sosial pada pertengahan 2025.

Oegroseno menilai foto di ijazah berbeda dengan Jokowi yang ditemuinya secara langsung. Hakim sempat menanyakan apakah Oegroseno pernah melihat ijazah milik Jokowi secara langsung.

"Kalau asli belum," ucap Oegroseno.

Hakim lalu menanyakan kapan Oegroseno bertemu Jokowi dan dijawab pada Februari 2015. Saat itu, Jokowi masih menjabat sebagai Presiden.

Hakim juga menanyakan apa perbedaan antara foto di ijazah dengan Jokowi yang dijumpainya langsung. Oegroseno mengaku tidak pernah melihat Jokowi memakai kacamata. Perbedaan lainnya antara lain di telinga, hidung dan gigi.

Dicegat usai persidangan, Oegroseno kembali mengungkapkan bahwa antara foto di ijazah berbeda dengan Jokowi yang dilihatnya secara langsung.

"Berbeda jauh, saya ketemu Pak Jokowi pernah berhadapan," ucapnya.

Topik Menarik