Demo Rusuh di Iran, 100 Lebih Personel Keamanan Tewas

Demo Rusuh di Iran, 100 Lebih Personel Keamanan Tewas

Terkini | inews | Senin, 12 Januari 2026 - 06:33
share

TEHERAN, iNews.id - Media pemerintah Iran Tasnim mengungkap lebih dari 100 personel pasukan keamanan tewas selama demonstrasi besar-besaran di negara itu yang telah berlangsung 2 pekan.

Menurut laporan Tasnim, dikutip Senin (12/1/2026), 30 polisi dan pasukan keamanan tewas di Provinsi Isfahan serta 6 lainnya di Kermanshah dalam kerusuhan terbaru yang berlangsung sejak Kamis pekan lalu. Demonstrasi berdarah terbaru berlangsung menyusul pemadaman internet secara nasional. Total, 109 personel keamanan tewas.

Sementara itu, Palang Merah Iran menyatakan seorang anggotanya tewas dalam serangan terhadap salah satu kantor mereka di Gorgan, ibu kota Provinsi Golestan.

Ali Larijani, seorang pejabat senior keamanan, menuduh beberapa demonstran membunuh orang, bahkan dengan cara membakar, sangat mirip dengan yang dilakukan ISIS.

Otoritas Iran meningkatkan upaya untuk meredam demonstrasi terbesar di negara itu dalam beberapa tahun terakhir dipicu oleh melonjaknya biaya hidup dan inflasi.

Kementerian Dalam Negeri Iran menyatakan kerusuhan secara bertahap mereda, sementara Jaksa Agung memperingatkan mereka yang terlibat dalam kerusuhan bisa menghadapi hukuman mati.

Dalam wawancara dengan media pada Minggu kemarin, Presiden Masoud Pezeshkian membahas rencana penguatan ekonomi dan pemenuhan tuntutan rakyat.

Dia menegaskan Amerika Serikat (AS) dan Israel ingin menabur kekacauan dan ketidaktertiban di Iran dengan memerintahkan kerusuhan. Dia menyerukan kepada warga Iran untuk menjauhkan diri dari perusuh dan teroris.

Topik Menarik