Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: NU dan Muhammadiyah Urus Tambang, Rezeki Anak Sholeh!
JAKARTA, iNews.id - Komika Pandji Pragiwaksono menyenggol dua ormas Islam, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, dalam materi stand up-nya di panggung Mens Rea. Ini juga yang membuat dia resmi dipolisikan.
Materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono di Mens Rea tak bisa dipungkiri, sangat tepi jurang. Dia berani membahas kondisi negara ini dalam perspektifnya, tak terkecuali tambang yang diurus ormas Islam.
Pandji berpendapat, ada alasan di balik keputusan pemerintah menunjuk NU dan Muhammadiyah dalam mengurus tambang. Dia menduga, itu ada kaitannya dengan politik balas budi.
Seperti apa isi materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang tepi jurang itu? Simak berita selengkapnya.
Isi Materi Stand Up Comedy Pandji Pragiwaksono soal Tambang dan Ormas Islam di Mens Rea
Di salah satu sesi show Mens Rea, Pandji Pragiwaksono bertanya ke penonton yang hadir makna politik balas budi. Dia memberi contoh soal urusan tambang yang dikelola dua ormas Islam, yaitu NU dan Muhammadiyah.
"Ada yang ngerti politik balas budi? Gua kasih lo sesuatu, tapi lo kasih gua sesuatu lagi. Emang lo pikir kenapa NU dan Muhammadiyah bisa ngurus tambang? Kenapa kira-kira?" tanya Pandji kepada audiens, dikutip Kamis (8/1/2026).
"Karena diminta suaranya, gua kasih sesuatu lo suka, happy lah. Ormas agama ngurus tambang? Happy lah. Done. Biar kita adil, sebenarnya tidak hanya ormas Islam saja, semua ormas agama ditawarin, tapi agama lain nolak," tambahnya.
Pandji melanjutkan, "Ormas Islam, Alhamdulillah, rezeki anak soleh, masa ditolak, ini pasti karena aku rajin sholat, rezeki anak soleh nih. Diambil guys."
Di pertunjukan itu, Pandji pun mengungkapkan, "Gua dengar-dengar HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) menolak. HKBP bilang, mohon maaf ini ngurus lapo ribet banget apalagi ngurus tambang. Capek gua!"
Akibat materi tersebut, Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pemuda NU dan Muhammadiyah. Dalihnya adalah materi Pandji tersebut dinilai menimbulkan kegaduhan di ruang media dan memecah belah bangsa.
Sinopsis Sinetron Terbelenggu Rindu Eps 446: Marcel Serang Biru hingga Pingsan, Amira Diculik
"Menurut kami, beliau (Pandji) merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media dan memecah belah bangsa," ujar Presidium Angkatan Muda NU Rizki Abdul Rahman Wahid.
Dia mengatakan, materi stand up Pandji menimbulkan keresahan di kalangan pemuda Nahdliyin dan Aliansi Muda Muhammadiyah.
"Menimbulkan keresahan terhadap khususnya kami sebagai anak muda Nahdliyin pun juga teman saya sebagai Aliansi Muda Muhammadiyah," tutur dia.










