Timnas Futsal Indonesia Pasang Target Tinggi di Piala Asia 2026, Tak Mau Terlena Emas SEA Games 2025
JAKARTA, iNews.id – Timnas Futsal Indonesia langsung mengalihkan fokus ke Piala Asia Futsal 2026 usai meraih emas SEA Games 2025. Tim Garuda menegaskan tidak ingin terjebak euforia kemenangan.
Piala Asia Futsal 2026 akan digelar di Jakarta pada 27 Januari hingga 7 Februari 2026. Ajang ini menjadi tantangan besar berikutnya bagi Timnas Futsal Indonesia, sekaligus panggung pembuktian di level Asia.
Asisten pelatih Timnas Futsal Indonesia, Amril Daulay, menegaskan staf pelatih sengaja tidak menjadikan emas SEA Games sebagai titik akhir. Evaluasi performa justru menjadi fokus utama dalam persiapan menuju turnamen kontinental tersebut.
“Jadi kita tidak fokus ke hasilnya (di SEA Games) kemarin, tapi kita lihat performa mereka kemarin, ada saat penurunan, pada saat lawan Vietnam, jadi bagaimana finishing-finishing mereka tidak maksimal, dan akhirnya jadi hasil yang kurang baik buat kita, jadi kita akan fokus ke situ, untuk mereka bagus pada saat mereka kalah itu, mereka kayak merasa tertampar,” ujar Amril Daulay di GOR POPKI Cibubur, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Pebiliar Marlando Sihombing Optimistis Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025
Amril menilai kekalahan dari Vietnam di fase grup SEA Games 2025 menjadi alarm penting bagi para pemain. Hasil tersebut disebut memberi efek psikologis kuat agar tim tidak mengulang kesalahan serupa di level yang lebih tinggi.
“Jadi untuk ke depannya kita bisa ingat, kalau kalian tidak maksimal, nanti mungkin di Piala Asia merasakan hal itu lagi, jadi seperti kayak bikin trauma, mereka tidak mau lagi merasakan hasil yang tidak enak seperti itu,” lanjutnya.
Kekalahan 0-1 dari Vietnam menjadi satu-satunya hasil negatif Timnas Futsal Indonesia di SEA Games 2025. Momen itu kini dijadikan bahan pembelajaran utama dalam pemusatan latihan.
Saat ini, Timnas Futsal Indonesia tengah menjalani training camp sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia Futsal 2026. Dari 19 pemain yang dipanggil, sebanyak 18 pemain sudah bergabung dalam latihan.
“Masih ada yang belum (bergabung), karena ada pemain dari Papua, Brian (Ick), ada urusan keluarga jadi belum bisa bergabung dulu, tapi di minggu-minggu ini dia akan bergabung,” ungkap Amril.
Dalam beberapa sesi latihan awal, Amril memimpin langsung program tim. Pelatih kepala Hector Souto masih dalam perjalanan kembali ke Indonesia usai menjalani libur di Spanyol.
“Coach Hector dia sedang dalam perjalanan, kemarin dia sudah berangkat dari hari Sabtu jam 8 malam dari rumahnya, dan kemarin malam dia menginfokan ada delay, ada reschedule untuk jadwalnya, kedatangannya, jadi harusnya dia tadi sampai di pagi hari, karena reschedule dia berubah ke sore tadi, harusnya sudah sampai, dan kemungkinan besok dia sudah mengikuti latihan,” jelas Amril.
Di Piala Asia Futsal 2026, Timnas Futsal Indonesia tergabung di Grup A bersama Irak, Korea Selatan, dan Kirgistan. Grup ini menuntut konsistensi sejak laga pertama.
Piala Asia Futsal 2026 menjadi edisi ke-18 turnamen futsal antarnegara Asia yang rutin digelar dua tahunan. Indonesia kembali dipercaya sebagai tuan rumah, setelah terakhir kali menggelar ajang serupa pada 2002.
Kepercayaan tersebut menjadi momentum penting bagi Timnas Futsal Indonesia. Dengan persiapan serius dan evaluasi ketat, tim Merah Putih berambisi tidak sekadar tampil sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi kekuatan yang diperhitungkan di Asia.









