Jembatan Gantung di Mamuju Ambruk saat Diperbaiki, 11 Warga Terluka Jatuh ke Sungai
MAMUJU, iNews.id – Video jembatan gantung ambruk di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, viral di media sosial. Jembatan yang menghubungkan Desa Karama dan Desa Sandapang tersebut putus total saat puluhan warga tengah bergotong-royong memperbaikinya.
Insiden bermula saat warga setempat berupaya memperbaiki lantai jembatan yang kondisinya sudah mulai lapuk dengan peralatan seadanya. Namun nahas, saat pengerjaan berlangsung, tali seling (sling) baja yang menjadi penahan beban utama jembatan tiba-tiba putus.
Akibatnya, jembatan bergoyang hebat lalu ambruk ke sungai. Sejumlah warga yang saat itu berada di atas jembatan tidak sempat menyelamatkan diri dan ikut terjatuh ke aliran sungai di bawahnya.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 11 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat benturan dan terjatuh dari ketinggian. Enam di antaranya harus dilarikan ke puskesmas terdekat karena mengalami luka yang cukup serius, sementara sisanya menjalani rawat jalan.
“Kondisi jembatan memang sudah rusak sejak lama dan belum ada perhatian dari pemerintah. Kami berinisiatif memperbaiki karena ini akses utama kami satu-satunya,” ujar Melfin, salah seorang warga setempat, Senin (5/1/2026).
Akses Ekonomi dan Pendidikan Terputus
Jembatan gantung ini memiliki peran vital bagi masyarakat di dua desa tersebut. Selain sebagai urat nadi perekonomian untuk mengangkut hasil bumi, jembatan ini juga menjadi akses utama anak-anak menuju sekolah serta akses warga mendapatkan layanan kesehatan.
Putusnya jembatan tersebut membuat aktivitas warga kini lumpuh total. Warga harus mencari jalur alternatif yang jaraknya jauh lebih jauh atau nekat menyeberangi sungai jika debit air sedang surut.
Masyarakat Kecamatan Kalumpang berharap Pemerintah Kabupaten Mamuju maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat segera turun tangan. Warga meminta agar jembatan tersebut segera dibangun kembali secara permanen agar kejadian serupa tidak terulang dan membahayakan nyawa.
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis pembatas oleh warga setempat agar tidak ada lagi masyarakat yang mendekat ke sisa-sisa reruntuhan jembatan yang berbahaya.










