Tyson Fury Comeback? Pernyataan Sang Gypsy King Bikin Heboh Dunia Tinju

Tyson Fury Comeback? Pernyataan Sang Gypsy King Bikin Heboh Dunia Tinju

Olahraga | inews | Senin, 5 Januari 2026 - 13:22
share

LONDON, iNews.id – Tyson Fury comeback ke ring tinju menjadi sorotan dunia setelah sang Gypsy King secara terbuka menyatakan siap kembali bertarung meski baru pensiun pada Januari 2025.

Pernyataan Tyson Fury langsung mengundang kehebohan karena dia mengakhiri karier setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Oleksandr Usyk. Namun, sinyal kebangkitan tersebut kini semakin kuat meski belum disertai kepastian jadwal atau lawan.

Petinju berusia 37 tahun itu menyampaikan alasannya kembali ke tinju dengan pernyataan yang menuai kontroversi. “Tidak ada yang lebih baik untuk dilakukan selain memukul wajah orang dan dibayar untuk itu,” ujar Tyson Fury, dikutip dari Boxing News, Senin (5/1/2026).

Ucapan tersebut memicu spekulasi luas mengenai langkah Tyson Fury berikutnya. Duel ulang melawan Oleksandr Usyk kembali dibicarakan, tetapi peluangnya dinilai kecil dalam waktu dekat.

Oleksandr Usyk saat ini disebut berada dalam tahap negosiasi lanjutan untuk menghadapi Deontay Wilder. Kondisi tersebut membuat pertarungan ketiga melawan Tyson Fury hampir pasti tidak terjadi pada paruh pertama tahun ini.

Nama Anthony Joshua juga sempat dikaitkan sebagai calon lawan potensial. Namun, opsi tersebut sulit terwujud karena Joshua tengah menjalani masa duka.

Petinju asal Inggris itu kehilangan dua anggota terdekat timnya akibat kecelakaan mobil fatal di Nigeria pada 29 Desember 2025. Situasi tersebut membuat Anthony Joshua belum siap kembali naik ring.


Risiko Besar di Balik Comeback Tyson Fury

Selain duel besar, opsi menghadapi juara dunia kelas berat WBO Fabio Wardley ikut mencuat. Laga tersebut dinilai menarik, tetapi mengandung risiko tinggi bagi Tyson Fury.

Fury telah melewati banyak pertarungan keras sepanjang kariernya. Trilogi brutal melawan Deontay Wilder serta dua kekalahan dari Oleksandr Usyk meninggalkan dampak fisik signifikan.

Kekhawatiran utama publik tertuju pada kesehatan jangka panjang Tyson Fury. Comeback berpotensi mengubah masa pensiun ideal menjadi situasi yang jauh lebih berbahaya.

Tyson Fury juga dikenal beberapa kali mengumumkan pensiun lalu kembali bertarung. Pola tersebut dinilai mengurangi kepercayaan penggemar dan melemahkan bobot setiap pengumuman besar.

Di sisi lain, pertarungan pemanasan atau laga ekshibisi berprofil tinggi berisiko menyita perhatian dan sumber daya. Kondisi tersebut kerap dianggap menghambat perkembangan generasi baru petinju kelas berat yang sedang berada di puncak fisik.

Tyson Fury secara terbuka pernah membahas perjuangannya melawan depresi dan kecanduan. Bagi banyak atlet, masa pensiun menciptakan kekosongan besar dalam kehidupan.

Alasan kembali ke ring karena “tidak ada yang lebih baik untuk dilakukan” menimbulkan tanda tanya serius. Publik menilai ring tinju tidak semestinya dijadikan pelarian sementara tanpa rencana jelas untuk masa depan Tyson Fury.

Topik Menarik