Pembunuh Anak Politisi PKS Ditangkap, Kapolda Banten: Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Mewah
CILEGON, iNews.id - Pembunuhan anak politisi PKS di Kota Cilegon, Banten akhirnya menemui titik terang. Polisi menahan seorang pria yang diduga menjadi aktor utama pembunuhan bocah 9 tahun berinisial MA di Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kota Cilegon.
Informasi penangkapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di sela kegiatan memantau kondisi banjir di Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Sabtu (3/1/2026).
Kapolda Banten mengungkapkan pihaknya telah menahan seorang pelaku yang diduga kuat sebagai eksekutor dalam pembunuhan bocah MA di Cilegon. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku merupakan spesialis pencurian dengan pemberatan (Curat) yang menyasar rumah-rumah mewah.
"Nanti akan kami rilis. Pelaku ini spesialis curat, pencurian dengan pemberatan yang sasarannya rumah mewah. Sementara itu dulu," ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
diketahui, pelaku ditangkap pada Jumat malam di lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan adanya aksi pencurian di rumah mantan anggota DPRD Kota Cilegon, Roisyudin Sayuri.
Berdasarkan informasi dari Kapolsek Cilegon Kota, Kompol Firman Hamid, kejadian bermula saat anggota piket Polsek Cilegon bersama BKO Brimob menerima laporan pencurian di rumah tersebut. Aksi pelaku diketahui oleh pembantu rumah tangga pemilik rumah.
Karena panik, pembantu rumah tersebut berusaha melarikan diri dan sempat dikejar oleh pelaku. Dengan bantuan warga sekitar, pembantu akhirnya berhasil keluar melalui samping rumah. Sementara pelaku sempat bersembunyi di bawah mobil sebelum akhirnya berhasil ditemukan dan diamankan petugas.
Saat ini, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di polres Cilegon. Dugaan keterlibatan pelaku dalam pembunuhan bocah MA di Cilegon diperkuat dengan rekaman kamera CCTV yang menunjukkan kesesuaian kendaraan yang digunakan pelaku saat kejadian.
Polisi memastikan penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap secara lengkap motif serta rangkaian peristiwa dalam kasus pembunuhan bocah MA di Cilegon yang menyita perhatian publik tersebut.










