Gedung Saudi Aramco Rusak Usai Houthi Serang Rudal ke Riyadh
IDXChannel - Gedung administratif milik raksasa minyak negara Arab Saudi, Saudi Aramco, di Riyadh mengalami kerusakan akibat puing-puing yang berjatuhan setelah upaya serangan pada Minggu. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut, menurut Kementerian Energi Arab Saudi.
Melansir Reuters, Minggu (8/11/2026), Kementerian menyatakan insiden yang terjadi pada Sabtu tersebut hanya menyebabkan kerusakan terbatas. Peristiwa itu terjadi setelah koalisi pimpinan Arab Saudi mencegat dua rudal yang ditembakkan kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran ke arah Riyadh.
Dua rudal diluncurkan ke arah Riyadh, sementara satu rudal lainnya menargetkan Provinsi Timur (Eastern Province) Arab Saudi. Hal tersebut disampaikan juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, melalui sejumlah unggahan terpisah di platform X pada Minggu.
Al-Maliki mengatakan koalisi juga mencegat dua rudal di wilayah selatan Arab Saudi serta sebuah drone yang diluncurkan kelompok Houthi.
Istana Bantah Ada Pembersihan Orang-Orang Jokowi dari Pemerintahan Prabowo Lewat Reshuffle
Kelompok Houthi meningkatkan serangan terhadap sejumlah target di Arab Saudi sejak gencatan senjata dalam perang Yaman runtuh pada Juli.
Kelompok tersebut telah melancarkan serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Bandara Internasional King Fahd di Dammam, kilang minyak Ras Tanura dan Rabigh, serta sejumlah bandara dan fasilitas Aramco lainnya di seluruh wilayah kerajaan.
Sedikitnya 13 orang tewas dan lebih dari 300 lainnya terluka dalam serangan Houthi terhadap Bandara Riyadh pada 10 Oktober.
(NIA DEVIYANA)










