Sejumlah Negara ASEAN Siap Bantu Padamkan Karhutla, Ini Tanggapan Menko Polkam

Sejumlah Negara ASEAN Siap Bantu Padamkan Karhutla, Ini Tanggapan Menko Polkam

Terkini | idxchannel | Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:44
share

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman merespons sejumlah negara ASEAN yang siap membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk Malaysia dan Singapura.

“Kan usulan bantuan itu kan sudah kita respons juga,” kata Dudung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Dudung mengatakan Malaysia menawarkan bantuan berupa tiga pesawat dan 52 personel untuk mendukung penanganan karhutla di Indonesia.

“Kemudian, bagaimana teknisnya, dia akan membantu tiga pesawat kemudian 52 personel. Dipersilakan saja. Di kita juga sudah 47 pesawat dengan 60 ribu personel,” ujar Dudung.

Selain Malaysia, Singapura juga disebut akan memberikan bantuan. Namun, mekanisme bantuan tersebut masih akan dikoordinasikan dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Ini dari Singapura juga akan ada bantuan juga yang akan dikomunikasikan dengan Kepala BNPB. Ya akan dikomunikasikan,” tuturnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah mengusulkan kerja sama di tingkat ASEAN untuk memperkuat penanganan kabut asap akibat karhutla di Indonesia.

“Malaysia telah mengusulkan mekanisme kerja sama di tingkat ASEAN untuk memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan, dan tindakan kolektif dalam menangani kabut asap lintas batas,” kata Anwar Ibrahim.

Bahkan, dia juga menyatakan kesiapan negaranya untuk memberikan bantuan kepada Indonesia. Dia menekankan pentingnya solidaritas negara-negara bertetangga dalam menghadapi bencana.

“Semangat bertetangga yang sesungguhnya menuntut kita untuk saling mendukung ketika menghadapi musibah, dengan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan senantiasa menjadi prioritas,” katanya.

Anwar pun mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia menangani karhutla, termasuk pengerahan puluhan ribu personel dan berbagai alutsista udara.

“Saya mengakui kesungguhan pemerintah Indonesia yang telah mengerahkan puluhan ribu personel serta berbagai aset udara untuk mengatasi masalah yang semakin mengkhawatirkan ini,” ujar dia.

(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik