Industri Pelayaran Global Kekurangan Bahan Bakar Kapal Imbas Gejolak Timteng

Industri Pelayaran Global Kekurangan Bahan Bakar Kapal Imbas Gejolak Timteng

Terkini | idxchannel | Minggu, 20 September 2026 - 15:34
share

IDXChannel - Gejolak energi global yang diakibatkan perang di Timur Tengah dan Ukraina memicu kekurangan bahan bakar  di industri pelayaran dunia.

Dilansir dari Oilprice pada Minggu (20/9/2026), kilang-kilang lebih memilih untuk memroduksi solar atau bensin daripada bahan bakar untuk kapal.

Menurut perusahaan riset Energy Aspects, kekurangan bahan bakar kapal diperkirakan mencapai 218.000 barel per hari (bph) pada kuartal ini.

Industri pelayaran global sempat mengalami kekurangan bahan bakar kapal pada 2025. Namun, kekurangannya hanya mencapai 6.000 bph saat itu.

"Karena gangguan yang berkepanjangan di Timur Tengah, kami memperkirakan pasokan akan tetap sangat ketat pada kuartal ketiga," kata analis Rystad Energy dalam laporan mereka.

Selain gangguan di Timur Tengah, serangan pesawat tak berawak Ukraina memangkas produksi solar di Rusia, hingga negara tersebut memberlakukan larangan ekspor solar, yang ujungnya memperketat pasokan global bahan bakar jenis itu.

Sebagai respons terhadap ketatnya pasokan solar, kilang-kilang memprioritaskan produksi solar, yang berarti mereka memproduksi lebih sedikit bahan bakar kapal. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik