China Genjot Produksi Batu Bara di Tengah Lonjakan Harga
IDXChannel - Pemerintah China meminta para penambang batu bara lokal untuk memperkuat produksi setelah lonjakan harga spot batu bara termal awal bulan ini.
Harga batu bara termal di pasar spot baru-baru ini naik ke level tertinggi dalam tiga tahun. Hal tersebut memberikan tekanan pada Beijing untuk bertindak.
Dilansir dari Oilprice pada Minggu (20/9/2026), China telah berupaya untuk mengurangi pangsa batu bara dalam bauran energinya.
Namun, bahan bakar fosil tersebut tetap vital bagi China. Pangsanya mencapai 49,7 persen dalam produksi listrik pada paruh pertama tahun ini.
China menargetkan energi bersih untuk menyumbang 30 persen dari produksi listriknya pada 2030, naik dari sekitar 22 persen saat ini.
Ketergantungannya terhadap batu bara membuat China rentan terhadap fluktuasi harga batu bara termal, jenis yang digunakan untuk pembangkit listrik.
Kerentanan ini mendorong fluktuasi impor batu bara China. Lonjakan harga baru-baru ini menyebabkan penurunan impor pada Agustus, sebesar 1,5 persen, setelah pertumbuhan dua digit dalam dua bulan sebelumnya, menurut Pusat Penelitian Energi dan Udara Bersih yang berbasis di Finlandia. (Wahyu Dwi Anggoro)










