BCA (BBCA) Mulai Terapkan Pembagian Dividen Interim Kuartalan, Ini Bocorannya

BCA (BBCA) Mulai Terapkan Pembagian Dividen Interim Kuartalan, Ini Bocorannya

Ekonomi | idxchannel | Rabu, 9 September 2026 - 20:04
share

IDXChannel - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengumumkan perubahan skema pembagian dividen interim tahun buku 2026. Perseroan secara resmi beralih ke skema pembagian dividen secara kuartalan untuk memberikan imbal hasil yang lebih berkala kepada para pemegang saham.

Corporate Secretary BCA, Rudy Budiardjo, menjelaskan pemegang saham akan menerima dividen interim tahap berikutnya pada pertengahan September 2026, yang disusul pembagian interim tahap selanjutnya pada akhir tahun.

“Kami berencana membayar dividen interim secara kuartalan. Jadi kita akan membayar tanggal 16 (September) untuk next-nya dan untuk di kuartal ke-4 kita akan membagi di bulan Desember. Itu rencana kami. Untuk finalnya akan di bulan Maret tahun depan setelah RUPS. Bulan Maret tahun 2027. Itu perkiraan payment dividen untuk tahun 2026 dan yang akan finalnya dipayar di tahun 2027,” ujar Rudy dalam Public Expose Live BCA, Rabu (9/9/2026).

Mengenai besaran rasio pembayaran dividen (dividen payout ratio), Rudy menambahkan bahwa perseroan membuka peluang untuk terus menaikkan porsi dividen dengan mempertimbangkan kondisi keuangan dan pertumbuhan kinerja bank.

“Dividen payout ratio kita terakhir di 72 persen. Itu meningkat dari periode sebelumnya 68 persen. Untuk ke depannya tentunya kita akan mereview pada saat RUPS dan kita akan juga meningkatkan payout ratio lebih lanjut. Tapi tentunya akan melihat kondisi dan kinerja keuangan. Tetapi rencana kita akan meningkatkan payout ratio kami,” kata dia.

Direktur BCA, Vera Eve Lim, menambahkan penegasan terkait detail nilai dividen interim yang akan cair dalam waktu dekat serta perbedaan pola pembagian dividen dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Mungkin bisa sampaikan juga dividen interim yang akan jatuh tempo ini di 16 September, Rp25 per lembar saham. Sebelumnya yang kita bayarkan di bulan Juni itu adalah sebesar Rp20 per lembar saham. Jadi yang bulan Juni Rp20 per lembar saham,” kata Vera.

Vera menekankan bahwa skema pencairan kuartalan ini merupakan langkah baru perseroan untuk memanjakan investor, di mana pada tahun-tahun sebelumnya pembagian dividen interim hanya dilakukan sekali dalam setahun.

"Jadi bulan Juni terima dividen interim. September, nanti Desember tanggalnya kita belum tentukan. Nanti bulan Maret yang Pak Rudy tadi jelaskan itu sudah full year setelah RUPS. Jadi setiap kuartal akan terima dividen dari BCA,” kata dia.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik