Dukung OJK Dongkrak Literasi Keuangan, Bank Jakarta Genjot Produk Tabungan Pelajar
IDXChannel - Faktor minimnya tingkat literasi dan inklusifitas keuangan masih menjadi salah satu concern utama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjaga pertumbuhan industri jasa keuangan agar maksimal, namun sekaligus tetap sehat dan berkelanjutan.
Concern tersebut, salah satunya, diwujudkan dengan mendorong lembaga jasa keuangan (LJK) untuk turut mengambil peran dalam upaya peningkatan literasi dan inklusifitas tersebut lewat ketersediaan produk yang dapat diakses seluas-luasnya bagi masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.
Di sektor industri perbankan, misalnya, dorongan tersebut coba diwujudkan dengan keberadaan produk tabungan yang secara khusus menyasar segmen pelajar, melalui produk Simpanan Pelajar (Simpel).
Mariano Peralta Gabung Latihan Perdana Bareng Persib Bandung, Tetap Absen Lawan Tampines Rovers
"Dorongan inilah, yang di antaranya, coba kami wujudkan melalui program Bank Goes to School, melalui prosuk Simpel, yang memang dirancang untuk mendukung edukasi dan inklusi keuangan, serta membangun budaya menabung sejak dini," ujar Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (Bank Jakarta), Agus H Widodo, dalam keterangan resminya, pada puncak rangkaian peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026, di Bekasi, Jumat (28/8/2026).
Menurut Agus, kegiatan yang diselenggarakan oleh OJK tersebut merupakan wadah kolaborasi yang tepat dan efektif dalam mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk pihak OJK sendiri, pemerintah daerah, dan juga satuan pendidikan, dalam memperluas pemanfaatan layanan keuangan bagi pelajar.
Wujud lain dari upaya kolaborasi tersebut, juga nampak dari pelaksanaan Program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) yang sengaja digagas oleh OJK guna memaksimalkan penetrasi distribusi produk Simpel di kalangan pelajar di seluruh Indonesia.
Dalam hal ini, menurut Agus, Bank Jakarta terbukti berhasil memaksimalkan kinerjanya di lapangan, dengan tercatat sebagai Bank Implementasi KEJAR Terbaik kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) Wilayah Jawa-Bali Tahun 2026.
Hingga April 2026 lalu, misalnya, Bank Jakarta tercatat telah mengelola lebih dari 2,4 juta rekening pelajar, dengan nilai total simpanan mencapai Rp1,81 triliun. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari nilai total simpanan yang dihimpun Bank Jakarta melalui Tabungan Pelajar, Simpel dan juga Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.
"Capaian Ini tentu merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi kami dalam upaya memperluas akses layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan di kalangan pelajar. Karena bagi kami, Program KEJAR bukan hanya soal kepemilikan rekening, namun juga bagaimana kita bisa membangun kebiasaan menabung serta meningkatkan pemahaman pelajar terhadap pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini," ujar Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, dalam kesempatan yang sama.
(taufan sukma)










