Dukung Target 1 Juta BOPD, Elnusa (ELSA) Fokus Low Cost Operator untuk Kelola Sumur Tua

Dukung Target 1 Juta BOPD, Elnusa (ELSA) Fokus Low Cost Operator untuk Kelola Sumur Tua

Terkini | idxchannel | Senin, 24 Agustus 2026 - 11:30
share

IDXChannel — PT Elnusa Tbk (ELSA) membidik peluang perluasan bisnis baru dengan mengambil peran langsung dalam pengelolaan lapangan migas marginal serta sumur idle (sumur tua) di Indonesia. Langkah ekspansi anorganik ini disiapkan guna mendukung pencapaian target produksi energi nasional sebesar 1 juta barrel oil per day (BOPD) minyak dan 12 billion standard cubic feet per day (BSCFD) gas.

Direktur Utama Elnusa Litta Ariesca mengungkapkan, potensi lapangan marginal dan sumur idle di Indonesia jumlahnya sangat melimpah. Namun, aset-aset tersebut sering kali tidak menjadi prioritas bagi perusahaan migas skala besar karena penurunan nilai cadangan dan tingginya biaya operasional jika dikelola dengan pendekatan bisnis biasa.

"Kami ini adalah salah satu perusahaan yang memang difokuskan sebagai low-cost operator. Bahkan pada saat kami memberikan layanan jasa, kami selalu menekankan cost leadership atau efisiensi ini," ujar Litta dalam podcast The Fundamentals IDX Channel, dikutip Senin (24/8/2026).

Litta menjelaskan, ELSA telah menawarkan kapabilitas tersebut kepada pemerintah dan PT Pertamina (Persero) selaku induk usaha. Perseroan berharap dapat diberikan kesempatan untuk mengoperasikan sendiri sumur-sumur tua tersebut menggunakan skema operasional berbiaya rendah milik perseroan.

Pengalaman panjang ELSA dalam memelihara produksi di berbagai lapangan migas, didukung kepemilikan peralatan kerja yang mandiri, menjadi modal utama untuk memonetisasi sumur tua. Untuk mengeksekusinya, perseroan menyiapkan pendekatan teknologi tepat guna guna memangkas biaya operasi, atau menjalin kemitraan dengan penyedia teknologi global.

Rencana penguatan bisnis ini didukung oleh fondasi keuangan perseroan yang solid. Sepanjang semester I-2026, ELSA membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 29 persen secara tahunan dan kenaikan pendapatan mencapai 9 persen.

Di samping rencana kelola sumur tua, ELSA juga terus memperluas diversifikasi layanan jasa penunjang energi ke sektor non-migas, seperti adaptasi teknologi seismik untuk eksplorasi geotermal dan pertambangan batubara, guna menjaga ketahanan bisnis jangka panjang.

"Intinya adalah bagaimana kami dapat memberikan sumbangsih yang lebih besar lagi dari apa yang bisa kami berikan sekarang kepada negara," ujar Litta.

Penulis: Sheqilla Sukma

(Dhera Arizona)

Topik Menarik