Soroti Penyaluran Bantuan Gempa NTT, Purbaya Sebut Koordinasi Pusat dan Daerah Masih Lemah

Soroti Penyaluran Bantuan Gempa NTT, Purbaya Sebut Koordinasi Pusat dan Daerah Masih Lemah

Berita Utama | idxchannel | Jum'at, 21 Agustus 2026 - 10:34
share

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti masalah distribusi bantuan yang belum merata pada korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat kurang maksimalnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat.

Purbaya menuturkan, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp44 miliar untuk penanganan darurat di NTT. Selain itu, Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan opsi anggaran tambahan, yang turut didukung oleh aksi swadaya dari para pegawai Kementerian Keuangan.

“Ada satu truk oleh-oleh, ada selimut 380 lembar, cukup kelihatan dengan permintaan tadi kan. Terpal 81 buah, tadi perlu 160, ya? Nanti kita tambah lagi kalau perlu, ya,” ujar Purbaya usai meninjau langsung penanganan dan penyaluran bantuan bagi korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), dikutip Jumat (21/8/2026).

Pemerintah juga memastikan penyaluran logistik berupa sembako, bahan dapur umum, hingga pemenuhan kebutuhan balita terus dipasok secara berkelanjutan ke titik-titik pengungsian.

Saat melakukan pengecekan kondisi riil di lapangan, Purbaya menerima laporan mengenai adanya kawasan terdampak yang belum tersentuh bantuan selama empat hari, tepatnya di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

Merespons temuan tersebut, Purbaya menegaskan dari sisi anggaran tidak ada kendala. Dia pun mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera bergerak mendatangi lokasi tersebut.

“Oh, kita akan minta BNPB untuk melihat daerah itu. Yang jelas dari Kementerian Keuangan, kami nyiapin dana yang cukup sehingga BNPB kinerjanya tidak terganggu,” ujarnya.

Melihat masih adanya celah dalam pemetaan logistik korban gempa, Purbaya mengkritik minimnya keandalan data dan koordinasi dari tingkat pemerintah daerah.

“Kayaknya seperti enggak ada koordinasi antara daerah sama pusat untuk penanggulangan bencananya. Karena ketika saya tanya di BPBD, banyak enggak tahunya,” ujar dia.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik