Anggaran Pertahanan di RAPBN 2027 Tembus Rp329,5 Triliun, Naik 10 Persen
IDXChannel - Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp329,5 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 untuk fungsi Pertahanan RI.
"Anggaran Fungsi Pertahanan dalam RAPBN tahun anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp329.472,0 miliar (Rp329,5 triliun)," demikian dikutip dari Buku Nota II Keuangan serta RAPBN 2027.
Apabila dibandingkan dengan outlook pada Tahun Anggaran 2026, angka tersebut naik Rp30,4 triliun atau naik 10,1 persen. Pada 2026, outlook Fungsi Pertahanan diestimasiskan Rp299,1 triliun.
Pemerintah menjelaskan anggaran itu nantinya akan digelontorkan dengan output strategis mulai dari pengadaan dan pemeliharaan alutsista dan nonalutsista, serta pembangunan dan pengadaan sarana prasarana pertahanan.
Kemudian, penelitian dan pengembangan industri pertahanan, penguatan komponen cadangan dan pendukung, serta penyelenggaraan operasi matra. Pemerintah juga menyebut langkah ini juga sekaligus merespons dinamika geopolitik global serta mengantisipasi ancaman keamanan yang semakin kompleks.
Nantinya, kebijakan Fungsi Pertahanan tahun anggaran 2027 diarahkan untuk melanjutkan pembangunan postur pertahanan melalui langkah antara lain modernisasi/harwat alutsista, nonalutsista, dan sarana prasarana pertahanan, pembangunan dan pengembangan industri pertahanan yang sehat, maju, mandiri, serta berdaya saing.
Lalu, ada pelaksanaan operasi pertahanan dan keamanan penguatan komponen cadangan dan komponen pendukung, penguatan kemampuan teritorial pertahanan negara serta penguatan siber, sandi, dan sinyal dalam menjaga ketahanan negara di era digital.
Adapun anggaran dalam fungsi pertahanan ini dilaksanakan Kementerian Pertahanan dan Lembaga Ketahanan Nasional. Dalam rentang 2022-2025, realisasi anggaran Fungsi Pertahanan mengalami peningkatan dari Rp150.276,9 miliar pada tahun anggaran 2022 menjadi Rp348.580,9 miliar pada tahun anggaran 2025.
(NIA DEVIYANA)










