BSD City (BSDE) Catat Marketing Sales Rp5,12 Triliun di Semester I-2026

BSD City (BSDE) Catat Marketing Sales Rp5,12 Triliun di Semester I-2026

Ekonomi | idxchannel | Rabu, 29 Juli 2026 - 18:00
share

IDXChannel – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatat prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp5,12 triliun pada semester I-2026. Realisasi tersebut mencapai 51 persen dari target prapenjualan tahun ini sebesar Rp10 triliun, sekaligus naik 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,08 triliun.

Di tengah kondisi pasar properti yang masih dipengaruhi dinamika suku bunga, BSDE mampu mempertahankan kinerja prapenjualan melalui strategi peluncuran produk secara selektif, portofolio produk yang beragam, serta kekuatan pengembangan kawasan terpadu (township) yang telah matang.

Kontribusi terbesar berasal dari segmen residensial dengan nilai prapenjualan sebesar Rp2,44 triliun atau 48 persen dari total prapenjualan semester I-2026. Sementara itu, segmen komersial yang mencakup commercial lot, apartemen, dan ruko menyumbang Rp2,32 triliun atau sekitar 45 persen. Adapun segmen lainnya memberikan kontribusi sebesar Rp364 miliar atau 7 persen terhadap total prapenjualan.

Secara kuartalan, prapenjualan BSDE pada kuartal II-2026 mencapai Rp2,58 triliun, meningkat 2 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kinerja penjualan produk residensial dan komersial.

Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk Hermawan Wijaya mengatakan pencapaian prapenjualan semester I-2026 menunjukkan fundamental bisnis perseroan tetap kuat di tengah tantangan suku bunga.

"Hingga semester pertama tahun ini, BSDE telah mencapai sekitar 51 persen dari target prapenjualan tahun 2026. Kinerja tersebut didukung oleh kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk serta kekuatan BSD City sebagai kawasan terpadu dengan ekosistem, fasilitas, infrastruktur, dan konektivitas yang terus berkembang," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).

Kawasan BSD City menjadi kontributor terbesar dengan menyumbang 66 persen dari total prapenjualan semester I-2026. Kontribusi tersebut berasal dari sejumlah proyek unggulan, seperti Nava Park, Hiera, Armont Residences, Eonna, Terravia, Vireya, dan Izzi.

Selain BSD City, proyek BSDE lainnya seperti Dovia di Grand Wisata Bekasi, Orlens di Kota Wisata Cibubur, serta El Como di Grand City Balikpapan juga mencatatkan kinerja prapenjualan yang positif.

Kinerja BSD City didukung oleh pengembangan kawasan terpadu yang dilengkapi fasilitas pendidikan, pusat bisnis, pusat gaya hidup, serta infrastruktur dan konektivitas yang terus berkembang. Kondisi tersebut memperkuat daya tarik BSD City sebagai kawasan hunian sekaligus pusat aktivitas ekonomi.

Selain residensial, segmen komersial turut memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja BSDE. Penjualan ruko menjadi penyumbang terbesar dengan nilai sekitar Rp1,28 triliun, diikuti commercial lot sebesar Rp789 miliar dan apartemen sebesar Rp247 miliar.

Penjualan produk komersial tersebut terutama berasal dari proyek Nava Park Business Suites, Blueprint Design & Community Center, Delrey, serta West Village 2 yang berada di kawasan BSD City. Sementara itu, penjualan apartemen berasal dari proyek Aerium, The Elements, Southgate di Jakarta, serta Akasa dan Upper West di BSD City.

Perseroan melihat kebutuhan masyarakat terhadap hunian berkualitas dan kawasan terpadu masih menjadi faktor utama yang menopang permintaan properti. Selain didorong kebutuhan pengguna akhir, properti juga tetap memiliki daya tarik sebagai aset jangka panjang, khususnya pada proyek-proyek unggulan perseroan.

Memasuki semester-II 2026, BSDE akan melanjutkan strategi peluncuran proyek secara selektif sesuai kebutuhan pasar serta mempertahankan strategi penjualan yang prudent.

"Dengan didukung portofolio produk yang beragam, kekuatan BSD City sebagai township unggulan, serta program pemasaran nasional Royal Key yang kompetitif, kami optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dan mencapai target prapenjualan tahun 2026 sebesar Rp10 triliun," kata Hermawan.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik