Tiru Dubai, Airlangga Sebut PFII Bisa Satu Wilayah dengan KEK

Tiru Dubai, Airlangga Sebut PFII Bisa Satu Wilayah dengan KEK

Terkini | idxchannel | Rabu, 22 Juli 2026 - 15:20
share

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembangunan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di dalam Kawasan Ekonomi Khusus merupakan hal yang lumrah di banyak negara. 

Airlangga mencontohkan Dubai International Financial Centre (DIFC), yang dibangun di atas kawasan ekonomi khusus. Konsep seperti inilah yang rencananya akan ditiru Pemerintah Indonesia apabila PFII nantinya ditetapkan wilayah di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. 

"Di Dubai itu, Financial Center berada dalam zona ekonomi khusus, dan ini juga yang akan kita dorong di Indonesia," ujarnya saat ditemui di Graha Pertamina, Rabu (22/7/2026).

Menurut Airlangga, lokasi yang bersinggungan tidak menjadi persoalan karena fokus bisnis yang berbeda.

"Kita sudah lihat yang di Bali, sudah diidentifikasi. Jadi antara KEK dan PFII itu berbeda, tetapi bisa bersinggungan. Karena kalau KEK kan ada produknya, kalau PFII kan jasa keuangan," kata dia. 

Saat ditanya apakah ada pencabutan status KEK apabila PFII ditetapkan di wilayah yang sama, Airlangga memastikan tidak ada.

“Tidak ada, tidak ada,” kata Airlangga.

Sebelumnya, Menteri Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, sejumlah lokasi di Bali telah diajukan sebagai kandidat pembangunan PFII. Namun, seluruh usulan tersebut masih menunggu proposal yang lebih komprehensif sebelum diputuskan.

“Ada beberapa nama, ada yang dari utara, ada yang Kura Kura, ada yang Sanur, ada yang ini. Tapi kan belum clear proposal yang jelas seperti apa. Nanti kita lihat yang paling masuk akal, yang paling cepat bisa dijalankan, dan yang paling murah cost-nya buat negara yang paling bisa mendatangkan investor asing atau orang kaya datang menaruh uang di situ, itu yang akan kita pilih,” ujar Purbaya.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik