ARCI Habiskan Rp100 Miliar Garap Tambang Emas Toka Tindung di Semester I
IDXChannel - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menghabiskan dana sebesar USD5,6 juta atau setara Rp100,8 miliar (asumsi kurs Rp18.000 per USD) untuk kegiatan eksplorasi pada semester I-2026.
Perseroan melakukan pengeboran di 157 titik dengan total kedalaman sekitar 44.989 meter di kawasan Tambang Emas Toka Tindung, Sulawesi Utara.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (10/7/2026) Tambang Emas Toka Tindung terdiri atas dua Kontrak Karya dengan total luas konsesi mencapai 39.817 hektare yang berada di wilayah administratif Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung.
Kegiatan eksplorasi tersebut dijalankan melalui entitas anak Perseroan, yakni PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), dengan fokus pada pengembangan sumber daya emas di area tambang Toka Tindung.
Pekerjaan pengeboran dilakukan oleh PT Maxidrill Indonesia menggunakan metode Diamond Drilling (DD) dan Reverse Circulation (RC).
Manajemen ARCI menjelaskan, area eksplorasi ditetapkan secara selektif berdasarkan hasil eksplorasi historis yang sebelumnya telah mengindikasikan adanya potensi mineralisasi yang prospektif.
Penentuan lokasi pengeboran juga mempertimbangkan data dan interpretasi geologi yang tersedia guna mengoptimalkan peluang penemuan sumber daya mineral yang memiliki nilai ekonomis.
(DESI ANGRIANI)










